Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pengasuh Ponpes Lirboyo Kediri Klarifikasi soal Video Viral Pengecoran oleh Santri

Ayu Ismawati • Jumat, 10 Oktober 2025 | 06:06 WIB

KemenPU mengunjungi Ponpes Lirboyo Kediri.
KemenPU mengunjungi Ponpes Lirboyo Kediri.

KOTA, JP Radar Kediri- Kementerian PU melakukan kunjungan ke Ponpes Lirboyo Kota Kediri.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU Dewi Chomistriana mengatakan, kunjungan itu dilakukan dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto.

Presiden menginstruksikan agar dilakukan pemeriksaan keandalan bangunan gedung di pondok pesantren. Pengecekan itu juga menyikapi insiden yang terjadi di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo.

Dewi mengatakan, ada lebih dari 42.400 ponpes di Indonesia. Namun, baru 51 pondok yang sudah memiliki izin bangunan gedung.

“Dari hasil audit awal, hasil sementara yang kami lihat di Pesantren Lirboyo perencanaan bangunannya sudah cukup baik. Hanya ada beberapa perkuatan yang harus dilakukan,” ujar Dewi.

Beberapa aspek perkuatan yang perlu dilakukan antara lain pada dinding. Selain itu, pihaknya juga memberikan sejumlah rekomendasi kepada tukang yang bekerja maupun santri yang menjadi pengawas.

Ponpes Lirboyo dipilih tidak hanya karena jumlah santrinya yang sudah mencapai lebih dari 50 ribu santri.

Melainkan juga sebelumnya sempat viral video yang memperlihatkan ratusan santri yang ikut melaksanakan pengecoran gedung.

Dalam video itu, nampak santri bergerombol dan ikut mengerjakan proyek gedung bertingkat tanpa alat pengaman.

“Kami juga sudah diskusi dengan para kiai bahwa selanjutnya selain kami akan melakukan pendampingan," ucapnya.

Terkait video viral yang menunjukkan santri secara massal ikut melaksanakan proyek gedung bertingkat, ulama yang akrab disapa Gus Muid itu mengatakan kegiatan seperti itu tidak dilaksanakan setiap hari.

Melainkan hanya 2 - 3 kali sebagai bentuk pengabdian santri kepada pondok. Gus Muid mengatakan, para santri hanya menjadi asisten untuk membantu para tukang atau pekerja proyek.

Pihaknya tetap melibatkan pekerja profesional untuk melaksanakan tugas utama proyek. “Keberadaan santri ini istilahnya di bawahnya kuli. Hanya membantu sekadarnya saja, tidak sampai pada hal-hal teknis,” tandasnya.

Namun, menyikapi insiden di Sidoarjo dan masukan dari beberapa pihak, Ponpes Lirboyo berkomitmen meningkatkan aspek keamanan dalam pelaksanaan proyek pembangunan secara bertahap.

"Pqekerja-pekerja proyek di lingkungan pondok ini juga sudah mulai kami tingkatkan jaminan keselamatannya,” pungkas Gus Muid.

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#papar #Ponpes Al Khoziny #viral #kediri #video #ponpes lirboyo