Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Warga Kayenkidul, Kediri Gempar, Ada Tubuh Tak Bernyawa yang Ditemukan Tergeletak di Parit Sawah

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 10 Juli 2025 | 19:18 WIB
Polisi olah TKP laka tunggal di Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.
Polisi olah TKP laka tunggal di Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.

JP Radar Kediri- Suasana tenang yang ada di Dusun Koripan, Desa Bangsongan, Kecamaan Kayenkidul, Kabupaten Kediri langsung sirna pagi tadi (10/7). Berganti menjadi kegemparan di antara para warganya. 

Mengapa? Penyebabnya adalah penemuan yang dilakukan oleh dua warga setempat. Ketika melintas di area persawahan, mereka melihat pemandangan tak biasa. 

Dua warga itu adalah Anik dan Sri Nuryani. Saat itu dua wanita tersebut sedang berjalan-jalan pagi sekitar pukul 05.30.

Betapa terkejutnya dua orang tersebut ketika melihat pemandangan di depan mata. Persisnya ketika melintas di pertigaan jalan persawahan. 

Keduanya melihat ada sesosok tubuh tergeletak di saluran irigasi. Tubuh itu tak bergerak sama sekali, yang membuat mereka penasaran. 

Sontak penemuan itu mereka laporkan ke polisi. Tepatnya ke Kepolisian Sektor Pagu. 

"Petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara setelah mendapat laporan tersebut," terang Kapolsek Pagu AKP Bambang Kurniawan.

Setelah melakukan penyelidikan dan olah TKP, polisi akhirnya mendapati identitas orang yang sudah tak bernyawa itu. Yaitu Darminto, pria berusia 70 tahun. Dia adalah warga Dusun Bendo, Desa Bendo, Kecamatan Pagu. 

Saat ditemukan korban dalam keadaan tengkurap dengan kepala terendam di air. Berada di atas sepeda motor yang diduga milik korban. 

 

Keberadaan sepeda motor di lokasi kejadian membuka kemungkinan penyebab kematian korban. Dari hasil pemeriksaan kejadian itu diduga karena kecelakaan (laka) tunggal.

Hal itu diperkuat oleh keterangan Kasatlantas Polres Kediri AKP I Made Jata Wiranegara. Melalui Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Iptu Budi Winariyanto, dia menjelaskan kronologi yang diperoleh dari hasil olah TKP. 

Dari hasil pemeriksaan sementara, kendaraan sepeda motor nopol L 3186 RZ yang dikendarai Darminto itu berjalan dari arah utara. Sesampainya di TKP, laju sepeda motor yang dikemudikan Darminto diperkirakan oleng ke kanan.

"Sehingga jatuh ke parit sungai dan terjadilah laka lantas tunggal," jelasnya.

Terkait penyebabnya, Budi menyebut pihaknya masih melakukan pendalaman. Namun ada dugaan bahwa korban sebelumnya dalam kondisi pengaruh alkohol.

Dari informasi yang dihimpun, bahwa Darminto punya kebiasaan minum-minuman keras.(*)

Editor : Mahfud
#parit #laka tunggal #minuman keras