KEDIRI, JP Radar Kediri- Berbagai insiden akibat petasan agaknya belum juga membuat warga kapok.
Kamis (27/3), atap rumah Didit Ivan Pariama, 54, di Dusun Sumberurip, Desa Manggis, Ngancar hancur dan perabotannya rusak berat setelah petasan yang sedang diracik di rumahnya meledak.
Akibat kejadian itu, Maringga Dwi Anggi Anggara, 28, dan Fananda Tri Wahyu, 14, anak Didit, mengalami luka bakar parah.
Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, ledakan petasan di rumah Didit terjadi sekitar pukul 12.00.
“Saat kejadian korban sedang meracik petasan,” kata Komandan Koramil Ngancar Kapten Inf Rafi Wahyudi.
Baca Juga: Kena Ledakan Mercon, Rumah Satpam Asal Purwoasri Kediri Rata dengan Tanah
Lebih jauh Rafi mengungkapkan, sekitar pukul 10.00 Sefigo Towis Dhohir Muhaimin, 15, bersama dengan Maringga dan Fananda meracik obat mercon.
Mereka mencampur bahan berupa obat booster kelengkeng, belerang dan ACL. “Pencampurannya dengan cara diblender,” lanjut Rafi.
Setelah semua bahan dicampur dengan cara diblender, pemuda yang akrab disapa Dhohir itu pulang ke rumah untuk mengambil selongsong yang akan diisi obat mercon.
Baca Juga: Kena Ledakan Mercon, Nyawa Satpam Asal Purwoasri Kediri Nyaris Melayang
Selanjutnya, sekitar pukul 11.45, dia Kembali ke rumah Maringga dengan membawa selongsong tersebut.
Ternyata, obat mercon yang diblender itu sudah meledak. Akibat kejadian tersebut, Maringga mengalami luka bakar di selakangan dan kaki.
Sedangkan Fananda mengalami luka bakar di bagian dada. Keduanya langsung dilarikan ke RSUD Gambiran Kota Kediri untuk mendapatkan penanganan.
Selain membuat kakak beradik itu terluka, ledakan petasan juga membuat rumah Didit rusak parah.
Atap rumah dari batu batako itu hancur. Perabotan di dalamnya rusak parah karena terbakar.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita