Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Rawan Macet karena Arus Mudik Lebaran, Kapolda Jatim Sidak ke Mengkreng

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Rabu, 26 Maret 2025 | 06:34 WIB
Photo
Photo

KABUPATEN, JP Radar Kediri- Simpang tiga Mengkreng di Desa Mekikis, Kecamatan Purwoasri tetap menjadi perhatian utama selama Lebaran. Tempat yang berbatasan dengan Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Jombang tersebut rawat macet. Terutama saat berlangsung arus mudik dan balik.

Begitu krusialnya situasi di Mengkreng, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto kemarin melakukan sidak.

Memastikan pelayanan dan penanganan di area itu. Terutama agar meminimalisasi potensi kemacetan.

Kapolda Nanang tiba di Mengkreng sekitar pukul 14.00. Setelah mengamati arus lalu lintas sebentar, dia langsung masuk ke Pos Polisi Mengkreng bersama Kapolres Kediri, Nganjuk, dan Jombang. Juga terlihat wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa dan beberapa pejabat lain. Mereka membahas soal lalu lintas di temapt itu.

Sayang, tak ada kesempatan untuk wawancara dengan Kapolda Jatim. Hanya, terkait kunjungan itu, Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto menyampaikan, bahwa titik fokus yang dibahas salah satunya strategi pengamanan.

Termasuk rekayasa lalu lintas di simpang tinga Mengkreng dari berbagai arah. Guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada puncak arus mudik.

“Kami telah menyusun beberapa skenario rekayasa lalu lintas untuk menghadapi puncak kepadatan, terutama pada H-2 Lebaran,” terang Bimo.

Dia mengatakan, dalam penerapan rekayasa lalu lintas, Polres Kediri bekerja sama dengan Polres Jombang dan Polres Nganjuk.

Salah satu strateginya yakni jika terjadi kepadatan di Simpang Mengkreng, kendaraan dari Kediri yang hendak ke arah Surabaya akan dialihkan. Yaitu di Perempatan Papar dibelokkan ke kanan melalui Bago, Plemahan menuju Jatipelem, Jombang.

Sementara yang menuju ke arah Nganjuk, akan dialihkan melalui Jembatan Papar ke arah Nganjuk.

Meski demikian, Bimo mengakui bahwa kepadatan di kawasan Simpang Mengkreng tetap sulit dihindari. Salah satunya disebabkan oleh adanya perlintasan kereta api aktif setiap 40 menit.

“Kepadatan di Mengkreng memang tidak bisa dihindari sepenuhnya. Karena setiap 40 menit sekali ada kereta yang melintas. Tetapi setelah itu arus lalu lintas akan kembali mencair,” jelasnya.

Selain pengaturan lalu lintas, Polres Kediri juga meningkatkan pengamanan guna mengantisipasi tindak kejahatan. Tim Reserse Mobil (Resmob) telah disiagakan di sejumlah titik strategis.

“Jika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, silakan hubungi 110. Kami siap merespons dengan cepat,” tambah Bimo.

Sebagai bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2025, pos pelayanan di Simpang Mengkreng juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Kediri, Kombes Pol drg Agung Hadi Wijanarko Sp BM, menyatakan bahwa layanan ini diperuntukkan bagi pemudik yang mengalami kelelahan.

Di pos pelayanan tersebut, tersedia petugas yang akan memberikan fasilitas medis, termasuk obat-obatan P3K serta layanan pijat tradisional dan elektrik bagi para pemudik.

“Kami siapkan layanan kesehatan bagi pemudik yang lelah selama perjalanan, dan ini semua gratis, ” akunya.

Sebagai informasi, Polres Kediri juga telah mendirikan pos pengamanan di beberapa titik strategis lainnya. Seperti di Papar, Plemahan, Terminal Pare, Kandangan, dan Simpang Lima Gumul (SLG).

Sebanyak 579 personel gabungan dari Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, Dinkes, BPBD, Senkom, Banser, PMI, dan Pramuka dikerahkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2025, yang berlangsung dari 23 Maret hingga 8 April 2025.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #arus mudik #Kapolres Kediri AKBP Bimo Aryanto #kapolda jatim #Mengkreng