Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bayi Malang yang Dibuang di Ngancar Kediri Jadi Rebutan

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Selasa, 31 Desember 2024 | 05:48 WIB
OLAH TKP: Anggota Inavis Polres Kediri memberi tanda panah di keranjang penemuan bayi laki-laki di Ngancar.
OLAH TKP: Anggota Inavis Polres Kediri memberi tanda panah di keranjang penemuan bayi laki-laki di Ngancar.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Penemuan bayi di Dusun/Desa Jagul, Kecamatan Ngancar menarik perhatian banyak orang. Mereka berebut ingin mengadopsi bayi malang itu. 

Hingga siang kemarin, sudah ada yang datang ke desa. Mereka menanyakan proses adopsi anak. Diperkirakan, jumlah warga yang ingin mengasuh anak laki-laki itu akan terus bertambah. 

Kepala Desa Jagul, Ngancar, Agus Sugandi mengatakan, setelah kabar penemuan bayi itu beredar luas, ada dua orang yang mendatangi desa. Mereka menanyakan terkait proses adopsi bayi seberat 2,9 kilogram ini. “Mereka berniat untuk mengadopsinya,” aku Agus.

Saat ini bayi malang itu diserahkan ke polisi dan masih dirawat Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Biasanya, warga yang ingin mengadopsi si bayi bisa langsung menghubungi pihak rumah sakit dan kepolisian. 

Terkait dengan warganya yang hamil, Agus mendapat keterangan dari bidan desanya jika tidak ada warganya yang sedang hamil. Terpisah Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Fauzy Pratama melalui Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Heri Wiyono mengatakan, hasil pemeriksaan sementara diperkirakan bayi tersebut berusia sekitar tiga sampai satu minggu. Bekas tali pusarnya sudah kering.

Setelah melakukan olah TKP dan identifikasi serta berkoordinasi dengan pihak desa, pihaknya langsung membawa bayi laki-laki itu ke RS Bhayangkara untuk dilakukan perawatan dan pemeriksaan lanjutan.

"Untuk adopsi dan lainnya belum ada gambaran, siapa yang akan merawat bayi ini. Jadi nanti setelah kami bawa ke Bhayangkara mungkin baru kita koordinasi dengan dinas sosial untuk perawatannya," jelasnya sembari menyebut bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya. 

Untuk diketahui, bayi malang itu ditemukan Rohana Sukarti, 49, warga Dusun Watulungsur, Desa Jagul, Ngancar. Dia menemukan bayi malang itu di dalam keranjang dibungkus dengan jaket. 

Perempuan yang akrab disapa Sukarti itu mengatakan, saat tiba di tempat kerjanya, dia curiga dengan keranjang belanja plastik yang ada di atas gerobak warungnya. Dia merasa tidak pernah meninggalkan barang apapun di sana. Saat dibuka, dia terkejut, karena ada bayi laki-laki di dalam keranjang tersebut.

"Bayinya dibuntel (bungkus, Red) dengan jaket abu-abu," terangnya saat ditemui di Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes).

Saat ditemukan bayinya tidak menangis tapi wajahnya pucat.  Dia lalu membawa bayi itu pulang ke rumah. Di sana dia menceritakan ke tetangganya. "Tetangga ada yang punya anak juga, saya pinjam bajunya," jelasnya. 

Berikutnya bayi itu dibawa ke Ponkesdes. Sukarti mengaku, beberapa hari sebelumnya, dia tidak melihat warga yang mencurigakan sekitar rumahnya maupun dekat warungnya. “Ada satu yang hamil tapi sudah lahir dan didampingi suaminya,” akunya.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : rekian
#rumah sakit bhayangkara #polres kediri #adopsi #ngancar #buang bayi