Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

BMKG Ingatkan Warga Kediri Waspada Cuaca Ekstrem Jelang Hari Raya Natal  

Ayu Ismawati • Kamis, 19 Desember 2024 | 00:05 WIB
CUACA EKSTREM: Pengendara bermotor menerjang huja di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Setonopande, Kecamatan Kota Kediri.
CUACA EKSTREM: Pengendara bermotor menerjang huja di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Setonopande, Kecamatan Kota Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Cuaca ekstrem masih mengintai Kota dan Kabupaten Kediri. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi hingga Minggu (22/12). Masyarakat diimbau untuk waspada bencana hidrometeorologi jelang Hari Raya Natal.   

Prakirawan Cuaca BMKG Kediri Teguh Murbiantoro mengatakan, memasuki puncak musim penghujan, ada peningkatan potensi hujan yang signifikan menjelang Hari Raya Natal. 

“Peningkatan potensi hujan itu karena pengaruh gelombang atmosfer MJO (Madden Julian Oscillation, Red) dan pusat tekanan rendah khususnya di wilayah Jawa Timur,” terangnya.

Adapun untuk bencana hidrometeorologi yang patut diwaspadai adalah angin kencang, banjir, hingga hujan es seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Fenomena itu cenderung sering terjadi pada musim pancaroba seperti dari kemarau menuju penghujan.

“Sedangkan Kediri Raya saat ini sudah memasuki musim hujan dan akan memasuki puncak musim hujan,” bebernya sembari menyebut puncak musim hujan diprediksi terjadi pada Januari-Februari mendatang.

Yang perlu diwaspadai saat peralihan musim ini adalah terjadinya angin kencang. Biasanya terjadi menjelang turunnya hujan. Adapun bencana hidrometeorologi yang masih besar potensinya terjadi saat ini adalah banjir dan tanah longsor.

“Karena (beberapa hari ini, Red) hujan terjadi dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama,” urai Teguh.

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, hampir seluruh wilayah di Kediri Raya diguyur hujan dalam dua hari terakhir. Akibatnya, debit air Sungai Brantas pun nampak mengalami peningkatan.

Meningkatnya debit air itu juga membawa serta sampah-sampah. Seperti ranting-ranting pohon dan eceng gondok yang ikut terbawa arus air. Hingga kemarin pun, safety line yang berada di dermaga Brantas atau di sisi utara Jembatan Brawijaya juga masih terpasang.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#BMKG #hujan es #kediri #cuaca ekstrem #hari raya natal #pancaroba