KEDIRI, JP Radar Kediri- Jagad maya di Kediri Raya heboh karena kasus kekerasan di depan SMAN 2 Pare pada Kamis (26/9) lalu. Motif pelaku yang menendang pria paro baya akhirnya terungkap.
Pelaku melakukan tindak kekerasan karena asmara. Tampaknya pelaku berinisial EP, 32, warga asal Kecamatan/Kota Batu terbakar api cemburu. Karena terbakar amarah, dia menendang wajah korban berinisial SC, 52, warga Papar hingga terkapar di atas trotoar.
Terungkapnya motif pelaku kekerasan itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Fauzy Pratama. Perwira balok tiga di pundak itu mengatakan, jika pelaku dan korban sudah dipertemukan. Dia menjelaskan, jika anggotanya berhasil mengamankan pelaku kurang dari 12 jam.
"Ya yang bersangkutan (pelaku penendangan, Red) sudah diamankan dan dimintai klarifikasi,” terang Fauzy.
Baca Juga: Tilang Bus Ugal-ugalanyang Membahayakan Pengendara Lain di Kota Kediri
Setelah dilakukan pemeriksaan, rupanya permasalahan itu didasari karena asmara. Istri EP diduga mempunyai rasa kepada korban. Saat itu, SC sedang mengantar keluarganya kontrol di RSKK. Dia tiba-tiba didatangi pelaku. Tanpa basa-basi EP langsung menanyakan perihal hubungan SC dengan istri EP.
SC berusaha menjelaskan tetapi EP sudah terlanjur naik pitam. Hingga akhirnya terjadilah penendangan itu yang mengenai wajah korban hingga tergeletak di atas trotoar.
Aas kejadian tersebut, kedua belah pihak sudah dipertemukan. Dan duduk perkaranya sudah jelas. “Ini permasalahan keluarga hingga membuat terduga pelaku menjadi emosi sehingga melakukan tindakan penganiayaan kepada korban,” jelas Fauzy.
Menurutnya, korban mengaku tidak akan menuntut secara hukum atas perbuatan yang dilakukan oleh terduga pelaku. “Kedua belah pihak sudah berdamai," jelasnya. Seperti diberitakan, aksi penendangan itu viral di media sosial. Banyak yang geram atas tindakan penendangan itu.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah