KEDIRI, JP Radar Kediri- Warga Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare resah. Mereka geram karena rambu-rambu traffic light tidak menyala. Akibatnya, traffic light yang berada di sekitar perempatan Gedangsewu itu sering menyebabkan kecelakaan.
“Sudah empat bulan lampu merah ini mati. Di sini sering laka,” ujar Donny, 32, warga setempat. Kecelakaan itu terjadi karena lampu yang menyala di traffic light itu hanya menyisakan satu lampu saja. Yakni lampu merah. Sehingga saat giliran lampu hijau dan kuning menyala, lampu yang sekaligus menjadi rambu petunjuk ini malah padam.
Hal itu membuat pengendara menjadi bingung. Apalagi lampu yang padam itu mendadak berganti lampu merah. Akibatnya pengendara yang tergopoh-gopoh saat melintas di sana harus ngerem mendadak.
“Kondisi itu membuat pengendara dari arah belakang menyeruduk kendaraan yang ada di depannya,” terang Donny.
Baca Juga: Dishub dan Satlantas Polres Kediri Kota Monitoring Parkir di Dua Titik Rawan Macet, Ini Lokasinya
Donny khawatir bila pengendara yang bukan asli orang Pare dan tidak tahu medan dan kondisi tersebut akan berakibat fatal. “Rawan tabrakan,” imbuhnya.
Sementara itu, warga lainnya, Risma Febriani, 30, berharap agar traffic light di perempatan jalan Gedangsewu itu dibenahi. Apalagi kerusakan lampunya sudah terjadi berbulan-bulan. “Semoga pemerintah bisa segera membenahi lampu itu,” harap Risma.
Terpisah, Suhardi, 55, Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Kediri membenarkan adanya kerusakan traffic light di perempatan Gedangsewu tersebut. “Benar, ini sudah dalam pantauan kami. Termasuk yang ada di Jongbiru dan Ngasem,” tuturnya.
Kerusakan traffic light itu disebabkan karena korsleting arus listrik. Namun karena letak jalur kabelnya ada di bawah tanah maka Suhardi menjelaskan jika perbaikannya memerlukan waktu dan anggaran yang lebih.
“Sumber kerusakannya ada di bawah tanah. Kira-kira karena ada serangga yang nyangkut,” terang Suhardi.
Dia menambahkan jika proses perbaikan sedang dalam proses pengerjaan. Namun kerusakan tak hanya terjadi di lokasi itu karena itu perbaikannya masih menunggu waktu giliran perbaikan. “Akan segera kami atasi,” pungkas Suhardi.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah