KEDIRI, JP Radar Kediri – Apa sebenarnya penyebab kebakaran yang melalap Jembatan Brawijaya Kota Kediri?
Hingga hari ini, Selasa (11/6), pihak berwajib belum bisa memastikan pemicu munculnya api dari pilar jembatan di sisi utara-barat ini.
Kasatreskrim Polres Kediri Kota Iptu M. Fatur Rozikin menduga kebakaran terjadi karena korsleting listrik.
“Apalagi bahannya (aksesori pilar, Red) kan mudah terbakar jadi api cepat membesar,” ungkap Fatur sembari menyebut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran masih diselidiki lebih lanjut.
Lalu, apakah polisi juga mendalami kemungkinan adanya faktor kesengajaan dalam peristiwa kebakaran itu?
Menurut Fatur hingga kemarin belum ada saksi yang mengarah ke faktor kesengajaan. “Tapi tetap kami selidiki mendalam,” tandasnya.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kediri Fanni Eryanto mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan personel ke Jembatan Brawijaya begitu mendapat laporan pada pukul 08.57.
“Material yang mudah terbakar dan angin yang cukup kencang membuat kobaran api semakin membesar,” papar Fanni.
Terkait penyebab kebakaran, Fanni menduga korsleting bisa saja terjadi pada malam hari atau saat ada aliran listrik.
Akibatnya, panas mengenai material pembungkus ornamen jembatan.
“Perlu kajian mendalam. Atau perlu dipastikan memang lampu ornamen mati tapi kabel-kabel ada yang bermuatan listrik,” urainya.
Untuk diketahui, Jembatan Brawijaya Kota Kediri terbakar pada Senin (10/6), sekitar pukul 09.00.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk menjinakkan si jago merah.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah