KEDIRI, JP Radar Kediri - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare pada Kamis (6/6) pukul 23.00. M Arwani, pengendara motor Honda Beat AG 6343 PAO meninggal setelah adu banteng dengan truk plat nomor AG 9223 UK.
Peristiwa nahas dialami pemuda 18 tahun asal Desa/Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban itu bermula saat dia berboncengan dengan Aslam Syabani Alwi, 18, warga Indragiri Hilir, Riau. Malam itu mereka membawa galon yang diletakan di depan motor dan melaju dari arah utara.
Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Iptu Budi Winariyanto, saat keduanya tiba di Desa Tulungrejo, Pare motor matic yang mereka bawa terlalu ke kanan. Dari arah berlawanan ada truk yang dikemudikan Nastori, 27, warga Dusun Sumbernanas, Desa/Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.
Karena saat itu jarak antara truk dan motor sudah terlalu dekat, Nastori sudah tidak bisa menghindar. Braaaak… truk dan motor itu adu banteng.
“Dua pengendara motor Honda Beat itu terjatuh dari kendaraannya hingga tergeletak,” ucap Budi. Mereka mengalami luka-luka. Sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kediri.
Budi menyebutkan jika Arwani mengalami luka pada kaki dan mengalami pembengkakan. Begitu pula dengan temannya Aslam yang dibonceng. Kaki kanannya bengkak.
Selanjutnya, petugas berkoordinasi dengan keluarga korban dan dua kendaraan yang terlibat diamankan ke Mako Satlantas Polres Kediri sebagai barang bukti kecelakaan lalu lintas. Saat mendapat perawatan intensif di rumah sakit, nyawa Arwani tidak tertolong. Dia meninggal dunia karena mengalami luka berat di bagian kepala. Ucapan belasungkawa atas nama M Arwani ramai di media sosial.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah