Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tim SAR Tambah Sumber Daya untuk Mencari Orang Hanyut saat Banjir di Kota Kediri

Anwar Bahar Basalamah • Selasa, 16 April 2024 | 18:57 WIB

Photo
Photo

KEDIRI ,JP radar Kediri- Pencarian Haryono Adi Wiyono, 82, telah memasuki hari keempat. Kemarin, sumber daya pencarian ditingkatkan. Baik dari jumlah personel maupun peralatan yang digunakan. Tercatat, hampir seratus orang ikut terlibat dalam pencarian lansia yang dilaporkan hanyut saat air bah menerjang Perumahan Wilis Indah II tersebut.

Tak hanya BPBD Kota Kediri dan relawan yang ikut terlibat. Personel Dinas PUPR Kota Kediri dan BBWS Brantas turut dikerahkan dalam pencarian ini. Bahkan, jumlah perahu karet turut ditambah dua unit. Sehingga ada tiga perahu karet yang ikut menyisir daerah aliran sungai (DAS) Brantas kemarin. Koordinator Pos SAR Trenggalek Yoni Fariza mengatakan, pencarian dengan perahu karet sudah mencapai Bendungan Gerak Waruturi. “Kami juga didukung teman-teman dari Dinas PUPR kota Kediri. Dari BBWS yang punya Brantas juga menurunkan tim untuk membantu pelaksanaan pencarian,” ujarnya.

Ada beberapa tantangan yang dihadapi oleh tim SAR gabungan. Salah satunya arus sungai yang tidak bisa diprediksi. Selain itu, personel juga harus berhadapan dengan banyaknya sampah. Sehingga membuat proses pencarian dengan perahu terhambat. Oleh sebab itu, Dinas PUPR turut andil untuk susur dan bersih-bersih sungai. Terlebih, ada peluang korban tersangkut di rumpun bambu maupun sampah di sungai. “Saya konsentrasikan mereka membersihkan obstacle yang membuat kendala bagi kami,” ucap Yoni.

Untuk hari ini total personil ada 90 dari personel gabungan. Pencarian tak hanya fokus melewati sungai. Sebagian tim juga disebar melalui jalur darat untuk menyusuri tepian sungai. Terkait keluarga korban, Yoni menjelaskan pihaknya sudah menjalin komunikasi. “Dari pihak keluarga pun dalam proses ini sudah menyerahkan sepenuhnya dan menerima apapun nanti hasilnya,” ungkapnya.

Seperti diketahui, insiden nahas tersebut terjadi pada saat hujan lebat yang mengguyur Kota Kediri Kamis (11/4). Pada saat hujan lebat tersebut, Haryono ke luar rumah mengejar tempat sampah yang hanyut terbawa air. Diduga dia terpeleset ke saluran air hingga terbawa arus ke Sungai Kedak. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radarkediri #orang hanyut #jawapos #Peristiwa