Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini Pemicu Kebakaran Mobil Daihatsu Espass di SPBU Kanigoro Kabupaten Kediri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Jumat, 15 Maret 2024 | 19:15 WIB
TAK BEROPERASI: Sehari pascakebakaran Rabu (13/3) malam lalu, SPBU Kanigoro masih belum melayani pembeli karena menunggu hasil penyelidikan polisi.
TAK BEROPERASI: Sehari pascakebakaran Rabu (13/3) malam lalu, SPBU Kanigoro masih belum melayani pembeli karena menunggu hasil penyelidikan polisi.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Kebakaran hebat yang menimpa SPBU Kanigoro, Kras, Rabu (13/3) malam lalu terus diselidiki oleh Polres Kediri. Berdasar olah tempat kejadian perkara (TKP), amukan si jago merah diduga akibat korsleting mobil yang tengah mengisi bahan bakar minyak (BBM). Hingga kemarin, polisi masih memburu pemilik mobil yang kabur saat kejadian.

Untuk diketahui, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30 Rabu malam. Api muncul dari mobil Daihatsu Espass yang saat itu sedang mengisi BBM jenis pertalite. “Dugaannya (muncul percikan api, Red) karena kelistrikan dari mobil tersebut (korslet, Red),” ujar Section Head Communication and Relation Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Taufiq Kurniawan.

Melihat percikan api dari mobil, petugas SPBU sudah berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, api semakin membesar setelah tersulut satu tabung elpiji tiga kilogram. Akibatnya, api langsung menjalar ke pompa dispenser SPBU dan mengenai atap.

“Untuk menghindari api merembet ke bagian lainnya, petugas langsung memutus pompa dan mematikan listrik,” jelas Taufiq. Rupanya, saat pegawai SPBU sibuk melakukan pemadaman, pemilik mobil yang belum diketahui identitasnya itu melarikan diri.

Baca Juga: Si Jago Merah Amuk Gudang Rongsok di Ngasem Kediri

Sementara, api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian. Satu unit mobil damkar Satpol PP Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih dan disusul satu unit mobil damkar Kota Kediri memadamkan kebakaran itu.

Terpisah, Kapolsek Kras AKP I Nyoman Sugita melalui Wakapolsek Kras Iptu Sodig menegaskan, hingga kemarin pihaknya masih memburu pemilik mobil yang melarikan diri. “Untuk pengemudinya masih kami cari identitasnya. Anggota sedang melakukan penyelidikan,” kata Sodig ditemui di lokasi kejadian.

Terkait adanya unsur kelalaian atau tidak dari penyebab kebakaran di SPBU Kanigoro, Sodig mengaku belum bisa memastikannya. Alasannya, hal tersebut baru bisa diketahui setelah pemilik mobil ditemukan. “Ada keterangan dari warga tadi (Rabu malam, Red) sebenarnya mungkin kabur karena ketakutan (panik). Namun kita tetap cari,” jelasnya.

Ditanya tentang keberadaan tabung elpiji tiga kilogram di dalam mobil yang membuat api kian membesar, Sodig juga belum bisa berkomentar lebih jauh. Alasannya, hal tersebut masih akan dikonfrontasikan dengan pemilik mobil.

“Nanti setelah ketemu mungkin kita bisa minta keterangan sama pemilik,” paparnya.

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono menegaskan, amukan si jago merah membuat satu pompa dispenser dan atap SPBU bagian barat ludes. Berdasar hitungan sementara, kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp 0,5 miliar. “Perkiraan sementara Rp 500 juta. Untuk jumlah pastinya masih dihitung oleh pihak SPBU,” jelasnya.

Terkait pengusutan lebih lanjut kasus kebakaran, pihak Pertamina menyerahkan kepada polisi. Jika ternyata ditemukan kelalaian pengemudi mobil hingga memicu kebakaran, mereka juga memasrahkan hasilnya pada korps baju cokelat. “Kami pasrahkan pada proses hukum sepenuhnya. Nantinya ngikutin hasil proses hukum dari kepolisian saja. Kita hormati, dan kita support,” sambung Taufiq lagi.

Pantauan koran ini kemarin siang, SPBU di wilayah selatan Kabupaten Kediri itu tidak beroperasi. Garis polisi masih terpasang di sekeliling. Kondisi bangunan SPBU di sebelah barat yang hangus jadi bahan tontonan warga. Tidak sedikit yang mengabadikan menggunakan kamera ponsel. “Bila beroperasi kembali dikhawatirkan memicu kebakaran, diputuskan SPBU berhenti beroperasi. Karyawan juga diliburkan,” imbuh Taufiq tentang kondisi SPBU yang kemarin tutup.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#si jago merah #kebakaran #spbu