Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Mengeluh Sakit Gigi, Sopir Asal Kras Kediri Ditemukan Meninggal di Kamar Kosnya

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Rabu, 20 Desember 2023 | 18:37 WIB
TKP: Ketua RT 6 Dusun Katang Ismanto menunjukkan kamar tempat Mukamami, 60, ditemukan tewas (18/12).
TKP: Ketua RT 6 Dusun Katang Ismanto menunjukkan kamar tempat Mukamami, 60, ditemukan tewas (18/12).

 

KEDIRI, JP Radar Kediri - Warga Dusun Katang, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Senin malam (18/12) lalu gempar. Mereka berkerumun di depan kos-kosan Mukamami, 60. Warga menyaksikan proses evakuasi sopir asal Desa/Kecamatan Kras yang ditemukan meninggal sekitar pukul 16.30 Senin (18/12) sore lalu.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, sebelum ditemukan tewas Senin sore lalu, Mukamami sempat mengirim pesan pendek ke adiknya. “Korban mengeluh sakit pada mulut dan tenggorakan, tidak bisa untuk makan,” kata Kapolsek Ngasem Iptu Ardian Wahyudi.

Keluhan itu muncul sejak Sabtu (16/12) lalu. Mukamami menderita sakit gigi. Akibat penyakit itu, pipinya hingga bengkak dan membesar. Melihat itu, teman kosnya berencana memeriksakan Mukamami.

Sebelum ditemukan tewas Senin sore lalu, temannya kali terakhir melihat Mukamami pada Senin dini hari. Sekitar pukul 02.00 dia sempat meminta minuman dingin karena sedang haus. “Sekitar jam 02.00 minta air es di salah satu penghuni kos yang kamarnya di depan itu,” sambung Ketua RT 6, RW V Dusun Katang Ismanto yang rumahnya persis terletak di sebelah tempat kos Mukamami.

Setelah meminta air es tersebut, Mukamami tidak lagi menunjukkan batang hidungnya. Hingga sektiar pukul 16.30, salah satu temannya ingin mengantar Mukamami untuk periksa ke dokter.

Namun, beberapa kali pintu kamarnya diketuk tetap tidak ada jawaban. Demikian pula saat namanya beberapa kali dipanggil. Saat diintip lewat jendela, terlihat kondisi Mukamami yang telentang.

Merasa takut, penghuni kos lantas melaporkan temuan tersebut kepada Ismanto. Saat itu juga, Ismanto langsung mendatangi kamar Mukamami dan mengetuknya. Curiga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Ismanto langsung melapor ke kepala desa untuk menjadi saksi.

“Takutnya beda persepsepsi, dikira meninggalnya karena tindak kekerasan, jadi sembari disuruh merekam,” terangnya. Di saat bersamaan warga mulai mencongkel jendela menggunakan linggis untuk bisa membuka Grendel pintu. Saat dicek, Mukamami sudah dalam kondisi meninggal.

Warga lantas melaporkan temuan tersebut ke Polsek Ngasem. Polisi yang berkoordinasi dengan keluarga menegaskan jika penyakit yang diderita Mukamami sudah diketahui kerabatnya. “Memang mempunyai riwayat sakit gigi,” sambung Ardian lagi.

Setelah pintu kamar terbuka, menurut Ardian petugas dari Puskesmas Ngasem bersama tim Inafis Polres Kediri juga melakukan pemeriksaan jenazah. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Hasil tersebut memperkuat dugaan Mukamami meninggal karena sakit. “Korban selanjutnya langsung di bawa ke rumah duka di Desa Nambaan, Ringinrejo,” tutur perwira dengan pangkat dua balok di pundak itu.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kost #kras kediri #sopir #sakit gigi #meninggal