Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pencarian Santri Tenggelam di Sungai Brantas Diperluas hingga Radius 10 Kilometer

Andhika Attar Anindita • Jumat, 20 Oktober 2023 | 17:48 WIB

 

TERUS MENCARI: Tim gabungan mengarungi Sungai Brantas di Desa Petok, Kecamatan Mojo kemarin siang. Sayang, pencarian masih belum membuahkan hasil.
TERUS MENCARI: Tim gabungan mengarungi Sungai Brantas di Desa Petok, Kecamatan Mojo kemarin siang. Sayang, pencarian masih belum membuahkan hasil.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Pencarian Asyfau Bayu Adji, 29, santri yang tenggelam di Sungai Brantas terus dilakukan. Bahkan, tim search and rescue (SAR) gabungan sampai memperluas radius pencarian. Hingga mencapai 10 kilometer (km). Namun, jasad pria yang nyantri di Mojo itu belum ditemukan.

Dari pantauan koran ini, tim SAR gabungan memulai pencarian sejak pukul 07.00 WIB. Tim gabungan dibagi menjadi beberapa regu untuk menemukan jasad pria asal Desa/Kecamatan Bansari, Temanggung.

“Dari perhitungan, masih belum jauh, juga belum melewati Bendungan Waru Turi,” ujar Komandan Tim Opsar Basarnas Trenggalek Eko Aprianto.

Operator perahu karet bertugas untuk membuat ombak. Harapannya, agar jasa Bayu yang kemungkinan tersangkut bisa mengapung naik. Eko menyebut, bahwa dia juga menerapkan checkpoint. Dengan menaruh dua anggota di setiap tambangan dan jembatan. Fungsinya untuk memantau tim yang melakukan penyisiran. Juga untuk mengawasi bila adanya tanda-tanda dari tubuh Bayu.

“Ada kemungkinan sudah meninggal, karena dari beberapa kasus, 15 menit orang sudah tidak bisa bertahan, apalagi kalau panik, bisa kurang dari itu,” jelasnya.

Namun, ada pula kemungkinan bahwa Bayu masih selamat. Bisa jadi dia bisa ke tepi. Tetapi, itu semua masih belum bisa dipastikan karena tidak adanya tanda-tanda. Untuk memaksimalkan pencarian, rencananya hari ini akan ada unit perahu karet tambahan dari relawan. Termasuk dengan mendatangkan anjing pelacak.

“Kami akan asesmen dulu, untuk melihat kondisi. Nantinya untuk melihat berapa anjing pelacak yang harus diturunkan,” terang Pelatih SAR Dog Indonesia (SDI) Jawa Timur Prima Adi Susanto. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#santri #sar #tenggelam #pencarian