Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bentrok Oknum Perguruan Silat Picu Kericuhan di Ngasem Kediri, Mobil Warga Rusak

Anwar Bahar Basalamah • Minggu, 1 Oktober 2023 | 01:07 WIB
JADI KORBAN: Kaca depan mobil yang diparkir di Jl Erlangga Katang pecah terkena lemparan batu pelaku kericuhan dini hari kemarin.
JADI KORBAN: Kaca depan mobil yang diparkir di Jl Erlangga Katang pecah terkena lemparan batu pelaku kericuhan dini hari kemarin.

 

KEDIRI, JP Radar Kediri - Bentrok oleh oknum yang diduga dari perguruan silat memicu kericuhan di Jl Erlangga, Dusun Tepus, Desa Sukorejo, Ngasem dini hari kemarin. Akibat bentrokan tersebut, beberapa orang mengalami luka-luka. Satu unit mobil warga yang kebetulan ada di lokasi juga terkena lemparan batu.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, bentrok terjadi sekitar pukul 00.30 dini hari kemarin. Peristiwa tersebut langsung viral di media sosial. “Mereka (pelaku yang bentrok, Red) memakai baju hitam-hitam,” kata Jum, 50, warga setempat. a

Saat segerembolan pemuda melintas di depannya, Jum menyebut warungnya masih belum tutup. Tanpa mengerti sebabnya secara pasti, rombongan yang terdiri dari 50 motor lebih itu langsung mengejar pengendara motor dari arah berlawanan.

Jika semula bentrok terjadi di jalan raya, rombongan pemuda yang diduga dari oknum perguran silat tertentu mengejar lawannya yang masuk ke salah satu gang di Katang. “Identitasnya tidak tahu. Tidak terlalu kelihatan,” lanjutnya.

Jum yang khawatir akan menjadi sasaran amuk massa dan ketakutan, memilih langsung memadamkan lampu warungnya. Warga lain, berusaha menyelamatkan pengendara dari arah berlawanan. “Sebagian dimasukkan ke situ agar tidak dihajar,” terang Jum sambil menunjukkan salah satu ruko di sisi utara jalan.

Selain mengejar pengendara dari arah berlawanan, rombongan pemotor yang memakai baju hitam itu juga melemparkan batu ke beberapa lokasi. Akibatnya, satu unit mobil yang ada di dekat bengkel ketok magic ikut terkena lemparan. Akibatnya, kaca depan kiri mobil pecah.

Hingga kemarin pagi, bongkahan batu yang dilempar oleh pelaku masih berserakan di lokasi. “Semalam pas tidur. Tidak berani keluar karena takut,” aku Sam, 45, warga setempat.

Terpisah, Kapolsek Ngasem Iptu Dyan Purwandi membenarkan adanya kericuhan Jumat dini hari kemarin di wilayahnya. Apakah polisi sudah memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan? Perwira dengan pangkat dua balok di Pundak itu belum bisa memberi keterangan secara rinci.

Dia hanya menyebut, pihaknya tengah melakukan penyelidikan. Saat ditanya apakah pelaku merupakan anggota perguran silat tertentu, Dyan tidak mau berkomentar. “Masih kami selidiki dan kembangkan,” jelas Dyan.

Dalam waktu dekat Dyan menyebut pihaknya akan melakukan gelar perkara kasus yang mengganggu ketenteraman dan ketertiban warga tersebut. “(Pelaku kerusuhan, Red) belum tertangkap. Ini mau digelarkan. Mohon doanya ya, nanti kalau sudah ada perkembangan kami infokan,” paparnya.

Untuk diketahui, peristiwa bentrok di jalan protokol Kabupaten Kediri itu viral. Sejumlah pemuda yang memakai kaus hitam dan memakai helm terlihat berteriak sambil mengejar korban yang lari ke dalam gang. Meski ada banyak orang di sisi kanan dan kiri jalan, mereka tidak berani menengahi.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah