Kali pertama yang mengetahuinya Yeni Puspitasari, 43, istrinya. Selasa dini hari (16/5) sekitar pukul 02.30, Yeni terbangun tidak mendapati suami di sampingnya. Ia lantas mencari. Sekitar pukul 03.00, saat menuju belakang rumah Karsinah, 84, tetangganya, Yeni dikagetkan dengan kondisi Sudibyo yang tergantung tali tambang diikatkan batang pohon mangga. “Istrinya mendapati korban sudah kondisi gantung diri,” jelas Kapolsek Plosoklaten Iptu Dwi Widodo.
Dari kejadian tersebut, Yeni melaporkannya ke perangkat desa diteruskan ke Polsek Plosoklaten. “Adanya laporan bunuh diri sekitar pukul 04.00, petugas polsek langsung ke TKP (tempat kejadian perkara),” jelas Widodo.
Dari hasil olah TKP dan identifikasi Polres Kediri, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Selain itu dari riwayat kesehatan Sudibyo, dia memiliki sakit menahun yang tidak kunjung sembuh. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dari Identifikasi Polres Kediri serta petugas medis Pukesmas Brenggolo, Plosoklaten,” jelasnya.
Dari kejadian tersebut, keluarga menerimanya sebagai musibah dan tidak dilakukan otopsi. “Korban dikembalikan ke pihak keluarga tanpa dilakukan otopsi,” pungkasnya. Ini kasus bunuh diri kali kedua selama Mei di Plosoklaten.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah