Ning Imaz menuturkan, berbagai cercaan dan hinaan yang muncul di kolom komentar potongan videonya, justru menguatkannya. “Meskipun dilokne kayak ngene, ceramah dakwah tetap lanjut. Nggak bakal gentar,” kata Ning Imaz ditemui di kompleks Ponpes Lirboyo tadi malam.
Untuk diketahui, potongan dakwah Ning Imaz viral di medsos. Potongan dakwah yang mengupas tentang balasan yang didapat kaum laki-laki dan kaum perempuan di surga itu sempat mendapat cercaan dari Eko Kuntadi dan beberapa orang lainnya. Sejumlah kata-kata kasar bermunculan.
Hal tersebut membuat Ning Imaz mendapat pembelaan dari beberapa tokoh NU dan kalangan Nahdiyin. Puncaknya, Eko Kuntadi mendatangi Ponpes Lirboyo dan meminta maaf secara resmi kemarin sore.
Menanggapi hal itu, Ning Imaz mengaku sudah memaafkannya secara personal. Selanjutnya, dia meminta agar peristiwa tersebut bisa membuat semua orang lebih berhati-hati dalam bermedia sosial. “Boleh beda pendapat, namun tidak boleh hinaan (menghina, Red),” terangnya.
Sementara itu, tak hanya Ning Imaz yang sempat mendapat cercaan.
Gus Rifqil Muslim Suyuti, suami Ning Imaz juga tak luput dari hinaan warganet. Di depan sejumlah wartawan tadi malam, pria yang akrab disapa Gus Rifqil itu juga mengaku sudah memaafkannya. Meski, saat membaca komentar dia juga sempat emosi.
"Selaku suami yang melihat istri saya dihina, tentu dalam hati saya panas. Namun semuanya harus digerakkan dengan kepala dingin,” beber Gus Rifqil yang mengaku justru ditenangkan oleh Ning Imaz itu.
Pengasuh Ponpes Lirboyo Gus Oing Abdul Muid Sohib yang mewakili keluarga besar Lirboyo menegaskan sudah memaafkan kejadian tersebut. “Kami sudah memaafkan, tentu tidak membawa ke jalur hukum. Kalau orang lain mau mempermasalahkan, tinggal mereka punya legal standing atau tidak,” paparnya sembari mengaku sudah mendapat enam poin penjelasan dari Eko Kuntadi yang semua intinya permintaan maaf.
Terpisah, Eko yang berada di dekat Gus Muid kembali mengatakan permintaan maafnya. "Saya tidak ingin alasan apa-apa. Saya salah 100 persen dan saya menyesali perbuatan saya. Saya minta maaf," katanya sembari berterima kasih kepada keluarga besar Ponpes Lirboyo. Editor : Anwar Bahar Basalamah