Belajar Sambil Mendengarkan Musik, Membantu Fokus atau Justru Mengganggu?

Mifta dwi saifin nisa • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:00 WIB
Ilustrasi belajar sambil mendengarkan musik melalui headphone. Bagi sebagian orang, musik dapat membantu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman. Foto:freepik
Ilustrasi belajar sambil mendengarkan musik melalui headphone. Bagi sebagian orang, musik dapat membantu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman. Foto:freepik

JP Radar Kediri - Belajar sambil mendengarkan musik menjadi kebiasaan yang cukup sering dilakukan siswa maupun mahasiswa. Earphone atau headphone sering digunakan saat membaca materi, mengerjakan tugas, hingga menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan waktu cukup lama.

Bagi sebagian orang, musik membuat suasana belajar terasa lebih nyaman. Namun, bagi yang lain, suara dari lagu justru dapat mengalihkan perhatian dari materi yang sedang dipelajari.

Pengaruh musik saat belajar sebenarnya dapat berbeda pada setiap orang. Jenis musik, volume, kegiatan yang sedang dilakukan, hingga kondisi lingkungan ikut menentukan apakah musik membantu atau malah menjadi gangguan.

Baca Juga: Bualan Air Muncul di Tengah Danau Kawah Kelud, Suhu 29,24 Derajat! Begini Statusnya

Musik Bisa Membantu Menciptakan Suasana Belajar

Musik dapat digunakan untuk menciptakan suasana belajar yang terasa lebih menyenangkan. Bagi sebagian orang, mendengarkan lagu juga membantu mengurangi rasa bosan ketika mengerjakan tugas dalam waktu yang cukup lama.

Musik juga dapat membantu menutupi suara dari lingkungan sekitar. Kondisi ini bisa terasa berguna ketika belajar di tempat yang cukup ramai dan sulit mendapatkan suasana benar-benar tenang.

Namun, manfaat tersebut tidak selalu sama untuk setiap kegiatan. Musik yang terasa nyaman saat mengerjakan tugas sederhana belum tentu memberikan efek serupa ketika seseorang harus memahami materi yang lebih kompleks.

Lirik dan Jenis Tugas Bisa Mengganggu Fokus

Lagu dengan lirik dapat menarik perhatian karena otak juga memproses kata-kata yang terdengar. Ketika seseorang sedang membaca atau menulis, perhatian dapat terbagi antara materi yang dipelajari dengan lirik lagu yang sedang diputar.

Baca Juga: Bualan Air Muncul di Tengah Danau Kawah Kelud, Suhu 29,24 Derajat! Begini Statusnya

Musik dengan perubahan tempo atau suara yang cukup kuat juga dapat lebih mudah menarik perhatian. Hal tersebut dapat membuat seseorang sesekali berhenti dari kegiatan belajar untuk mengikuti bagian tertentu dari lagu.

Jenis tugas yang dikerjakan juga perlu diperhatikan. Aktivitas seperti membaca materi sulit, menghafal, menulis, atau menyelesaikan soal yang membutuhkan konsentrasi tinggi mungkin membutuhkan suasana yang lebih tenang bagi sebagian orang.

Sebaliknya, musik dapat terasa lebih nyaman ketika digunakan untuk menemani aktivitas yang lebih rutin. Karena itu, satu jenis musik tidak selalu cocok digunakan untuk semua kegiatan belajar.

Tidak Semua Orang Belajar dengan Cara yang Sama

Kebiasaan belajar setiap orang dapat berbeda. Ada yang merasa lebih fokus ketika ditemani musik, sementara yang lain justru lebih mudah memahami materi dalam keadaan sunyi.

Volume juga dapat memengaruhi kenyamanan belajar. Musik yang terlalu keras berpotensi mengambil perhatian lebih besar dibandingkan musik yang digunakan sebagai suara latar.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 27 Agustus 2026 Turun Rp27.000 per gram, Cek Rinciannya

Seseorang dapat mencoba membandingkan hasil belajar ketika menggunakan musik dan ketika belajar tanpa musik. Perhatikan apakah materi lebih mudah dipahami, tugas dapat diselesaikan dengan baik, dan informasi masih dapat diingat setelah kegiatan belajar selesai.

Pilihan musik juga dapat disesuaikan dengan aktivitas. Musik instrumental atau lagu yang sudah familiar terkadang dipilih karena dianggap tidak terlalu menarik perhatian dibandingkan lagu baru yang membuat seseorang ingin mengikuti lirik atau melodinya.

Pada akhirnya, belajar sambil mendengarkan musik tidak selalu berarti dapat meningkatkan fokus maupun mengganggu konsentrasi. Pengaruhnya bergantung pada jenis musik, jenis tugas, volume, lingkungan, serta kebiasaan masing-masing orang.

Musik dapat digunakan sebagai pendamping selama tetap membantu kegiatan belajar berjalan dengan baik. Jika perhatian justru lebih banyak tertuju pada lagu dibandingkan materi, belajar dalam suasana yang lebih tenang dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Editor : Shinta Nurma Ababil
konsentrasi belajar pendidikan musik