Sekolah Dievaluasi Tahunan untuk Pastikan Lingkungan Belajar Aman dan Nyaman

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 15:12 WIB
Gathering GERNAS RANA di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Jakarta, Selasa (4/8/2026)
Gathering GERNAS RANA di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Jakarta, Selasa (4/8/2026)

JP Radar Kediri – Pemerintah menegaskan pentingnya evaluasi rutin terhadap satuan pendidikan sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan siswa.

Evaluasi tersebut dilakukan setiap tahun dengan tujuan memastikan bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar akademik, tetapi juga sebagai ruang yang melindungi peserta didik dari berbagai potensi risiko, baik fisik maupun psikologis.

Baca Juga: Patut Disimak, AI Tak Lagi Sekadar Mata Kuliah, Kampus Mulai Kembangkan Hal Ini

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh. Melalui evaluasi berkala, pemerintah dapat memetakan kondisi riil di lapangan sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki oleh masing-masing sekolah.

Baca Juga: Ada “Perang Bintang” di Proyek Alun-Alun?

Selain itu, evaluasi juga berperan dalam mendorong satuan pendidikan agar terus meningkatkan standar pelayanan. Sekolah diharapkan mampu menghadirkan suasana yang inklusif, ramah anak, serta bebas dari kekerasan dan perundungan.

Upaya ini menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari sejauh mana lingkungan belajar mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi siswa dalam menjalani proses pendidikan.

Dengan evaluasi yang dilakukan secara konsisten, diharapkan setiap sekolah dapat berbenah secara berkelanjutan dan menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih sehat dan kondusif bagi seluruh peserta didik.

Baca Juga: Heboh Rekrutmen CPNS Kementerian Imigrasi Periode 20 Juli-28 Agustus 2026, KOMDIGI Pastikan Hoaks!

Nama: Isna Febriani Nur Habibah

Universitas Negeri Surabaya

Editor : Shinta Nurma Ababil
KEMENKOMDIGI Surveri Lingkungan Belajar