Siswa SMA Mulai Dilatih Rancang Bisnis Sejak Kelas X, Tak Sekadar Belajar Teori

Isna Febriani Nur Habibah • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:00 WIB
Konsep Strategi Bisnis Pemikiran Kreatif (freepik)
Konsep Strategi Bisnis Pemikiran Kreatif (freepik)

JP Radar Kediri – Pembelajaran kewirausahaan di tingkat SMA mulai diarahkan pada pengalaman praktik, bukan hanya pemahaman teori. Siswa didorong untuk mengenali persoalan, mencari solusi, hingga mengembangkan gagasan menjadi sebuah model bisnis.

Pendekatan tersebut diterapkan melalui Youth Founders Program, program inkubasi bisnis Bizcube yang merupakan hasil kerja sama PPM School of Management dengan Yayasan Tarakanita untuk siswa SMA Tarakanita 2 Jakarta.

Baca Juga: Kuliah Sambil Bekerja: Membuka Akses Pendidikan Tinggi bagi Para Pekerja

Program ini berlangsung sejak Juli 2026 hingga Mei 2027 dan diikuti siswa Fase E atau kelas X. Dalam program tersebut, para peserta mengikuti workshop yang membahas pola pikir kewirausahaan sekaligus keterampilan praktis.

Siswa tidak hanya diminta menghasilkan ide usaha, tetapi juga belajar mengidentifikasi masalah, menyusun solusi, serta mengembangkan dan menguji gagasan yang dibuat.

Selain pembelajaran di kelas, siswa mendapat pendampingan dari coach bisnis untuk mengembangkan ide usaha mereka.

Baca Juga: Google Assistant Resmi Pensiun 4 September 2026, Digantikan Sepenuhnya oleh Gemini

Pendampingan itu membuat peserta belajar mempertanggungjawabkan solusi yang ditawarkan, bukan hanya menyampaikan gagasan.

Academic Venture Manager PPM School of Management, Nina Ivana Satmaka, mengatakan perubahan zaman yang berlangsung cepat membuat persoalan masa depan tidak selalu dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan pengalaman masa lalu. Karena itu, keterampilan kewirausahaan perlu diperkuat sejak dini.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat membekali siswa dengan kemampuan menjadi pemecah masalah yang inovatif dan memiliki pola pikir kewirausahaan sehingga dapat memberikan dampak bagi masyarakat.

Bagi SMA Tarakanita 2 Jakarta, program tersebut sejalan dengan pendekatan Entrepreneurship Through Project yang diterapkan melalui Project Based Learning (PjBL).

Pendekatan ini mendorong siswa mengembangkan karakter yang dibutuhkan dalam dunia kewirausahaan, seperti rasa ingin tahu, kemampuan beradaptasi, keberanian menghadapi risiko, dan pola pikir inovatif.

Kegiatan tersebut juga memberi kesempatan kepada siswa untuk melatih kemampuan menyampaikan gagasan, berinteraksi langsung dengan praktisi bisnis, serta membangun jejaring. Peserta yang menyelesaikan program akan memperoleh e-certificate.

Baca Juga: Penelitian Serdik Sespimmen Polri Soroti Potensi dan Persoalan UMKM Lele di Kediri, Kenapa?

Tidak hanya pengalaman, program ini juga menawarkan apresiasi bagi peserta dengan performa terbaik. Tiga kelompok terbaik berkesempatan memperoleh beasiswa program sarjana Manajemen atau Akuntansi dari PPM School of Management dengan nilai hingga Rp50 juta.

Editor : Mahfud
Entrepreneurship wirausaha sma pembelajaran