Kelud Masih Level I Tapi Enam Gempa Tektonik Jauh Terekam Sehari, Ada Apa?

KEDIRI, Radar Kediri – Aktivitas Gunung Kelud masih terpantau normal. Berdasarkan laporan aktivitas Gunungapi (MAGMA-VAR) periode pengamatan Minggu (16/8) pukul 00.00–24.00 WIB, gunung setinggi 1.731 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut masih berada pada Level I atau Normal.
Dalam periode tersebut, petugas Pos Pengamatan Gunungapi Kelud mencatat enam kali gempa tektonik jauh.
Gempa memiliki amplitudo 1–6 milimeter, dengan waktu tiba gelombang S-P sekitar 93–94 detik dan durasi 135–600 detik.
Kendati terdapat aktivitas kegempaan, hasil pemantauan visual tidak menunjukkan adanya perubahan mencolok pada kondisi Kelud. Gunung terlihat jelas dengan kondisi cuaca cerah hingga berawan dan tidak teramati asap kawah.
Melalui kamera CCTV, kondisi danau kawah juga terlihat jelas. Warna air danau kawah masih tampak hijau, sedangkan bualan air terlihat samar. Suhu air danau kawah yang tercatat mencapai 29,51 derajat Celsius.
Dari sisi meteorologi, angin bertiup lemah hingga sedang dengan arah dominan menuju utara dan timur laut. Suhu udara selama periode pengamatan berkisar 20–31 derajat Celsius dengan kelembapan 54–66 persen.
Gempa Tektonik Jauh Tak Otomatis Tanda Aktivitas Kelud Naik
Kepala Pos Pengamatan Gunungapi Kelud terus memantau perkembangan kegempaan sebagai salah satu parameter aktivitas gunung api.
Namun, keberadaan gempa tektonik jauh tidak serta-merta menunjukkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik Kelud.
Gempa tektonik jauh merupakan gempa yang sumbernya berada di luar kawasan gunung api, tetapi gelombang gempanya dapat terekam oleh alat pemantauan di sekitar Kelud.



