JP Radar Kediri- Beban orang tua yang anaknya mendaftar ke sekolah di tahun ajaran baru Juli ini agaknya bisa sedikit lebih ringan.
Pasalnya, Pemkot Kediri akan kembali membagikan seragam gratis untuk siswa kelas 1 sekolah dasar (SD) dan siswa kelas VII sekolah menengah pertama (SMP).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Mandung Sulaksono melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Achmad Wartjiantono mengatakan, seragam gratis kembali dibagikan untuk membantu meringankan beban orang tua siswa di tahun ajaran baru.
“Ini kami juga masih menghitung jumlah anaknya. Makanya masih kami rencanakan untuk pengadaan. Kira-kira satu bulan dari sekarang,” kata pria yang akrab disapa Anton itu.
Baca Juga: Penjahit Seragam di Pasar Pahing Kediri Banjir Order, Omsetnya Bisa Naik Segini!
Masih sama seperti tahun lalu, pemberian kain seragam gratis itu hanya untuk seragam nasional. Yakni, seragam wajib merah-putih untuk SD dan biru-putih untuk SMP, seragam pramuka, dan kaus olahraga.
Yang membedakan, tahun lalu anak-anak mendapat dua setel seragam nasional dan satu setel seragam pramuka.
“Untuk tahun ini hanya satu setel saja (untuk seragam nasional dan pramuka, Red),” lanjut Anton.
Siapa yang akan mendapatkan paket kain seragam gratis itu? Anton menyebut, kategori penerimanya masih sama seperti tahun lalu.
Baca Juga: Omzet Toko Seragam dan ATK Meroket Karena Hal Ini!
Targetnya seluruh siswa baru jenjang SD/MI dan SMP/MTs negeri dan swasta akan jadi penerima. Berkaca dari tahun sebelumnya, jumlah penerimanya sekitar 4 ribuan siswa untuk jenjang SD/MI.
Sedangkan SMP/MTs/sederajat sekitar 6 ribuan siswa.
“Targetnya yang baru-baru kelas 1 ini semua dapat. Makanya kami sekarang masih menghitung di masing-masing sekolah jumlah muridnya berapa. Karena kan tidak semuanya terisi sesuai pagunya,” tandas Anton.
Untuk diketahui, setelah data siswa terkumpul, dinas pendidikan akan mulai melelang pengadaan kain seragam.
Pagu anggaran yang disiapkan masing-masing Rp 2,04 miliar untuk SD dan Rp 3,64 miliar untuk SMP.
Jika proses lelang berjalan lancar, dia memprediksi pembagian kain seragam bisa dilakukan pada Agustus atau September nanti.
Sedangkan untuk kaus olahraga menurutnya membutuhkan waktu yang lebih lama.
“Soalnya kalau kaus olahraga kita harus mengukur anak untuk membuat standar ukuran S, M, L, dan XL,” beber Anton.
Untuk diketahui, pada 2025 lalu dinas pendidikan menyalurkan 11.288 paket kain seragam gratis untuk siswa SD, SMP, dan SLB sederajat.
Rinciannya, 4.865 paket untuk pelajar SD, MI, dan SDLB. Kemudian, 6.423 paket untuk pelajar SMP, MTs, dan SMPLB. Belasan ribu pelajar itu tersebar di 216 lembaga pendidikan di Kota Kediri.
Pembagian seragam gratis di Kota Kediri ini sudah berjalan sejak 2018 lalu. Seiring waktu, teknis penyaluran pun berganti-ganti.
Di tahun pertamanya, belasan ribu siswa mendapat tiga stel kain seragam, atribut, hingga ongkos menjahit baju.
Di tahun 2019, kuantitasnya sempat berkurang hingga hanya satu stel kain seragam nasional dan satu stel kain seragam pramuka saja.
Lalu, program sempat dihentikan selama pandemi Covid-19. Hingga kemudian dilanjutkan kembali pada 2022 hingga tahun ini.
Editor : Andhika Attar Anindita