JP Radar Kediri- Persaingan untuk memperebutkan kursi SMA negeri semakin ketat.
Hari ini (24/6), siswa akan berebut sekitar 730 kursi terakhir dari tujuh SMA negeri di Kota Kediri.
Gabungan nilai rapor dan tes kemampuan akademik (TKA) yang akan menentukan posisi mereka.
Untuk diketahui, kuota jalur prestasi nilai akademik SMA ditetapkan 25 persen dari daya tampung sekolah.
Di tujuh SMA negeri di Kota Kediri, pagu siswanya sekitar 2.922 siswa. Artinya, ada sekitar 730 pagu yang tersedia di seluruh SMA negeri Kota Kediri untuk jalur ini.
Jika dibagi rata, setiap sekolah punya kuota sekitar 104 siswa.
“Di jalur ini sistem penilaiannya menggunakan jumlah nilai kemampuan akademik,” kata Kasi SMA PK-PLK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Kediri Chairul Effendi.
Nilai kemampuan akademik diperoleh dari gabungan rata-rata nilai rapor dan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA). Persentasenya, 60 persen nilai rapor dan 40 persen untuk hasil TKA.
Jalur ini tak hanya mengakomodasi siswa dari wilayah dalam rayon saja.
Melainkan juga dari wilayah luar rayon dalam satu kabupaten/kota. Serta dari wilayah luar rayon antar-kabupaten/kota yang berbatasan.
“Seleksinya dilakukan by system dari nilai, calon siswa bisa memantau langsung perankingan sementaranya di website SPMB,” terangnya.
Di jalur ini, calon siswa bisa memilih maksimal tiga pilihan SMA. Karenanya, dinas pendidikan mengimbau agar siswa memaksimalkan peluang dengan mengisi ketiga opsi pilihan sekolah tersebut.
Dengan demikian, jika tersingkir dari pilihan pertama, masih punya kesempatan di pilihan kedua. Begitu seterusnya hingga pilihan ketiga.
“Menentukan urutan sekolahnya juga jangan sampai terbalik (sekolah pilihan prioritas berada di atas, Red)” pesannya.
Chairul tak menampik jika persaingan akan lebih ketat. Berdasar statistik nilai kemampuan akademik tahun 2026 dari semua lulusan SMP di Kota Kediri, jumlah siswa yang punya nilai di atas 80 cukup tinggi.
Sekitar 40,19 persen lulusan SMP di Kota Kediri tahun ini punya nilai kemampuan akademik di rentang 80–100.
Di jalur ini, jika terdapat kesamaan nilai di daftar nilai terbawah hasil seleksi, akan dipertimbangkan jarak tempat tinggal.
Domisili yang terdekat dengan satuan pendidikan akan diprioritaskan.
Untuk diketahui, persaingan yang ketat tidak hanya terjadi di jenjang SMA/SMK. Persaingan yang sengit juga berlangsung di jenjang SMP.
Sejumlah sekolah masih melanjutkan tahapan verifikasi jalur prestasi karakteristik. Seperti di SMPN 9 Kota Kediri.
“Di sini ada 154 anak yang mendaftar dengan berbagai bakat. Alhamdulillah semuanya datang dan sudah selesai proses verifikasinya hari ini (23/6)” kata Wakil Kepala (Waka) SMPN 9 Kota Kediri Bidang Humas Aris Sulistiyono.
Tak hanya dari Kota Kediri saja, sejumlah pendaftar juga datang jauh-jauh demi berebut kursi SMP negeri tersebut. Salah satunya dari wilayah Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri.
“Kalau kami mewadahi semua bakat. Cuma memang khususnya kami sedang banyak mencari bakat di bidang non-akademik seperti olahraga,” tandasnya.
Tak hanya sekolah timur sungai saja yang banyak diminati siswa. SMPN 6 Kota Kediri yang terletak di wilayah paling barat juga jadi incaran lulusan SD/sederajat.
“Tahun ini kami mendapat 156 pendaftar di jalur prestasi karakteristik,” kata Kepala SMPN 6 Kota Kediri Boedi Pramono.
Di sana, proses verifikasi juga dilakukan secara langsung dengan tim verifikasi di sekolah. Berkas siswa akan dicocokkan atau diklarifikasi.
Salah satunya dengan unjuk bakat sesuai bakat yang dilampirkan saat mendaftar. Mulai menari, menyanyi, seni karawitan, dan lain sebagainya.
“(Preferensi bakat yang diharapkan sekolah) lebih banyak seni. Karena sesuai dengan karakter sekolah juga,” tandasnya.
Sebagai lembaga dengan program unggulannya berupa Paguyuban Peminat Seni Tradisi (PPST), pengembangan seni tradisional memang jadi fokus sekolah tersebut.
Berbagai cabang seni tradisional banyak dikembangkan di sana.
“Jadi lebih ke seni tradisional. Dan memang kebanyakan hampir 70 persen dari pendaftar karakteristik juga bakatnya di seni tradisional,” beber Boedi.
Untuk diketahui, jadwal verifikasi di seluruh SMP negeri dijadwalkan selesai hari ini (24/6). Setelah itu, hasil seleksi akan diumumkan pada 29 Juni mendatang.
Editor : Mahfud