Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ribuan Pelajar Tersingkir dari Tahap II SPMB SMA/SMK Kota Kediri, Siswa Masih Bisa Daftar Jalur Prestasi Akademik

Ayu Ismawati • Jumat, 19 Juni 2026 | 05:44 WIB
Ilustrasi pelajar SMAN 7 Kediri saat pulang sekolah. SPMB SMA/SMK 2026 tinggal menyisakan jalur nilai prestasi akademik di tahapan terakhir. (Foto: Ayu Isma)
Ilustrasi pelajar SMAN 7 Kediri saat pulang sekolah. SPMB SMA/SMK 2026 tinggal menyisakan jalur nilai prestasi akademik di tahapan terakhir. (Foto: Ayu Isma)

KEDIRI, JP Radar Kediri-Ribuan calon siswa dipastikan tersingkir dari pendaftaran SMA/SMK negeri tahap II.

Di hari kedua kemarin (18/6), pendaftar jalur afirmasi, prestasi hasil lomba, dan mutasi orang tua membeludak. Bahkan, untuk SMK di Kota Kediri jumlahnya mencapai 10 kali lipat dari pagu!

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, hingga pukul 12.00 kemarin, pendaftar jenjang SMA di Kota Kediri untuk jalur tersebut sudah melampaui kuota.

Di antaranya, jalur afirmasi keluarga tidak mampu yang pendaftarnya sudah mencapai 769 anak. Adapun kuotanya hanya 381 anak.

Sedangkan jalur prestasi non-akademik, pendaftarnya mencapai 338 siswa dengan kuota hanya 89 siswa. 

Baca Juga: Satu Bangku Diperebutkan Sembilan Siswa, Pendaftar Jalur Afirmasi SMA/SMK Hari Pertama di Kota Kediri Membeludak

Persaingan cukup ketat juga nampak di jenjang SMK Kota Kediri. Di jalur afirmasi keluarga tidak mampu, pendaftarnya tembus 1.459 siswa, padahal kuotanya hanya 134 siswa.

Artinya, pendaftar mencapai 10 kali lipat dari pagu yang tersedia. 

Dikonfirmasi terkait persaingan tahap II yang cukup ketat, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jatim Wilayah Kediri Adi Prayitno mengatakan, di tahap II ini, proporsi pagu untuk jenjang SMA dan SMK memang berbeda.

Di jenjang SMA, kuotanya mencapai 40 persen. Terdiri dari jalur afirmasi 30 persen, prestasi hasil lomba 5 persen, serta mutasi orang tua atau anak guru sebanyak 5 persen. 

Sedangkan SMK, kuota tahap II ini hanya 25 persen. Terdiri dari jalur afirmasi 15 persen, mutasi 5 persen, dan prestasi hasil lomba 5 persen.

Artinya, untuk jenjang SMK, peluang lebih banyak justru ada di jalur selanjutnya. 

Baca Juga: Kembali ‘Bertarung’ Berebut Seribu Kuota SMA Negeri Kota Kediri, Kuota Jalur Afirmasi 30 Persen, Prestasi Lomba Lima Persen

“Yang belum berhasil di tahap II masih bisa mengikuti tahap selanjutnya di tahap III, yaitu prestasi akademik. Jadi masih ada peluang,” ungkap Adi.

Di jalur prestasi akademik SMK itu, kuotanya ditetapkan 65 persen. Atau, paling banyak dari seluruh jalur yang dibuka. Sementara untuk jalur prestasi akademik SMA, kuota yang disiapkan hanya 25 persen dari pagu keseluruhan. 

“Sehingga calon murid baru tidak perlu pesimistis. Nanti tetap bisa mendapatkan kesempatan belajar di sekolah-sekolah yang berkualitas. Semua SMA/SMK di Kediri berkualitas,” tandasnya.

Adi menegaskan, proses seleksi SPMB Jatim berlangsung by system. Khusus di tahap II ini, sekolah juga melakukan verifikasi dan validasi berkas.

Khususnya berkas sertifikat lomba yang dilampirkan calon siswa saat mendaftar jalur prestasi hasil lomba. 

Baca Juga: Ribuan Siswa Berebut Sisa Kuota SMA Negeri di Kota Kediri, Ini Sisa Jalur yang Masih Dibuka!

Verifikasi dilakukan untuk memastikan berkas yang diunggah oleh siswa sudah sesuai dengan bukti fisiknya.

“Verifikasi berkas dilakukan mulai tanggal 18-20 Juni,” jelas Adi sembari menyebut seluruh verifikator di sekolah akan memeriksa berkas dengan cermat. (ais/ut)                    

       

Editor : Andhika Attar Anindita
#seleksi penerimaan murid baru #cabdindik #afirmasi #prestasi #spmb