Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Belasan Ribu Siswa SMP Kediri Raya Ikuti TKA, Sekolah Wajib Memasang Webcam di Kelas untuk Cegah Kecurangan

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Senin, 6 April 2026 | 19:17 WIB
Pelajar SMPN 5 Kota Kediri fokus mengerjakan soal TKA di hari pertama, Senin (6/4). (Foto: Ayu Isma)
Pelajar SMPN 5 Kota Kediri fokus mengerjakan soal TKA di hari pertama, Senin (6/4). (Foto: Ayu Isma)

KEDIRI, JP Radar Kediri-Belasan ribu pelajar di Kota dan Kabupaten Kediri mulai mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA), kemarin (6/4).

Meski tiap sekolah sudah menggelar try out hingga beberapa kali, ternyata soal dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) jauh lebih sulit.

Seperti dikatakan oleh Rasya, siswa SMPN 1 Kediri. Mengerjakan 30 soal matematika di hari pertama kemarin, menurutnya soal yang keluar jauh lebih sulit dari try out. Baik try out yang digelar oleh dinas pendidikan atau dari sekolah.

“Soalnya jauh lebih sulit,” aku Rasya.

Sebenarnya, beberapa kisi-kisi materi soal dari try out memang keluar di TKA matematika. Namun, tingkat kesulitannya jauh lebih tinggi.

Salah satu soal yang sulit, menurut Rasya adalah tentang hubungan antar sudut pada dua garis sejajar. “Soalnya sulit dan kami juga dikejar waktu,” keluhnya.

Baca Juga: Gladi Bersih TKA SMP se-Indonesia Diwarnai Sistem Error, Mayoritas Siswa di Kediri Gagal Login

Keluhan serupa dikatakan oleh Dian dari SMPN 4 Kediri. Seperti halnya Rasya, menurutnya soal TKA Matematika kemarin sangat sulit. “Waktunya jadi terasa singkat,” ungkapnya.

Untuk diketahui, di Kota Kediri total ada 4.695 siswa kelas 9 SMP negeri dan swasta yang mengikuti TKA.

Mereka dijadwalkan mengikuti tes sejak kemarin (6/4) hingga 16 April nanti.

Meskipun TKA digelar dalam beberapa gelombang, namun rata-rata SMP di Kota Kediri menggelar TKA hanya sampai gelombang dua. Dengan jumlah sesi yang mayoritas tiga sesi tiap harinya.

“Sehingga rata-rata di Kota Kediri yang ikut hanya sampai dua gelombang ini, tanggal 9 April nanti sudah selesai. Tinggal ada beberapa SMP swasta yang sampai gelombang 3 karena siswanya banyak,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Kediri Achmad Wartjiantono.

Baca Juga: Rerata Nilai Rendah, Perbanyak Gelar Try Out TKA agar Siswa Terbiasa dengan Soal Penalaran

Pria yang akrab disapa Anton itu mengatakan, secara umum seluruh lembaga SMP sudah siap melaksanakan TKA.

Meski, diakuinya ada beberapa sekolah yang harus didukung pemenuhan komputernya dari sekolah lain.

Meski demikian, dalam pelaksanaannya, aspek pengawasan juga menjadi fokus sekolah dan dinas pendidikan.

“Secara aturan, di masing-masing ruang TKA ini harus ada kamera yang oncam terus, live, selama pelaksanaan TKA mulai sesi 1 sampai sesi terakhir. 

Sehingga, pelaksanaan TKA tak hanya diawasi oleh pengawas ruang saja.

Melainkan juga diawasi oleh penyelia yang mengawasi melalui webcam masing-masing ruangan.

Dia mencontohkan di SMPN 5 Kota Kediri, webcam dipasang di sudut atas depan ruangan.

Otomatis kamera pengawas itu menyorot ke seluruh isi ruangan. Tak hanya mengawasi siswa, melainkan juga pengawas dan proktor di ruangan.

Dengan begitu, sedianya bisa meminimalisasi celah kecurangan. Baik dari siswa maupun pengawas. 

“Satu penyelia ini mengawasi kurang lebih 20 pengawas ruang. Sedangkan pengawas ruangan itu mengawasi kurang lebih 20 siswa dalam satu ruangan,” bebernya ditemui saat meninjau pelaksanaan TKA di SMPN 5 Kota Kediri kemarin (6/4).

Baca Juga: Jelang TKA, Siswa SD Masih Kesulitan Matematika. Sekolah Ikuti Simulasi dari Kemendikdasmen

Selain memperketat pengawasan, sekolah juga mengantisipasi gangguan teknis.

Kepala SMPN 6 Kota Kediri Boedi Pramono mengatakan, sekolah menyiapkan dua provider internet untuk mendukung pelaksanaan TKA.

Selain itu, koordinasi dengan pihak terkait seperti PLN juga dilakukan untuk mengantisipasi pemadaman listrik.

“Kami menyiapkan dua provider untuk mempercepat koneksi internetnya,” tandasnya.

Sementara itu, di Kabupaten Kediri total ada 15.579 siswa yang mengikuti TKA.

Sebanyak 2.600 di antaranya merupakan siswa dari SMP swasta. Selebihnya dari lembaga negeri.

TKA dijadwalkan berlangsung hingga 16 April mendatang. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin menyebut jadwal di sekolah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lembaga.

Di hari pertama TKA kemarin, Muhsin melakukan pemantauan di beberapa sekolah. Salah satunya di SMPN 3 Wates.

“Alhamdulillah sampai sesi pertama berjalan lancar, baik dari sisi peserta maupun sarana pendukung,” ujar Muhsin lega.

Baca Juga: Pendaftaran TKA SD 2026 Resmi Ditutup: Segera Bersiap Hadapi Gladi Bersih Maret Ini!

Penerapan tiga sesi dalam sehari, menurut Muhsin membuat sekolah bisa mengoptimalkan perangkat yang dimiliki.

Bahkan, sekolah dengan alat yang terbatas tetap bisa menyelenggarakan TKA tanpa harus meminjam.

“Sekolah diberi keleluasaan mengatur jadwal sesuai kondisinya,” lanjut Muhsin.

Dia mengakui, dengan pembagian sesi dan hari, perangkat yang terbatas tetap bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Sekolah cukup menyesuaikan jumlah sesi dengan ketersediaan alat. Pola ini dinilai lebih efisien dan fleksibel.

Muhsin menegaskan, hasil TKA tidak akan menentukan kelulusan siswa.

Namun, hasil TKA akan jadi salah satu indikator saat anak melanjutkan ke SMA/SMK.

“Hasil TKA akan jadi bahan evaluasi pelayanan pendidikan di masa yang akan datang,” paparnya.

Terpisah, Kepala SMPN 3 Wates Widyanti Nugraheni mengatakan, sekolahnya membagi TKA dalam dua gelombang.

Pelaksanaannya selama empat hari. Masing-masing ada tiga sesi dengan jumlah 20 anak di tiap sesi.

Baca Juga: Rata-rata Nilai Try Out TKA SD-SMP Kota Kediri Rendah, Apa Penyebabnya?

Dengan pola itu, ada 60 siswa yang bisa mengikuti TKA setiap harinya. Dengan jumlah Chromebook dan tambahan laptop, Widyanti bersyukur TKA di SMPN 3 Wates kemarin berjalan lancar.

“Alhamdulillah tidak ada kendala sama sekali, baik jaringan, listrik, maupun perangkat. Anak-anak juga enjoy mengikuti TKA,” tuturnya. (ais/sad/ut)

 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#kemendikdasmen #Tes Kemampuan Akademik #dinas pendidikan #TKA SMP #tka