Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Rusak Sedang-Berat, Tahun Ini Disdik Kota Kediri Anggarkan Rp 9,3 Miliar untuk Rehab Belasan Sekolah

Ayu Ismawati • Rabu, 4 Februari 2026 | 23:13 WIB
BAHAYA: Siswa SDN Blabak 4 belajar di kelas yang atapnya disangga baja karena konstruksi dinilai kurang kuat. Dinas pendidikan berencana memperbaiki tahun ini.
BAHAYA: Siswa SDN Blabak 4 belajar di kelas yang atapnya disangga baja karena konstruksi dinilai kurang kuat. Dinas pendidikan berencana memperbaiki tahun ini.

KEDIRI, JP Radar Kediri-Belasan sekolah rusak di Kota Kediri akan segera diperbaiki tahun ini. Termasuk SDN Blabak 4 yang atap cornya harus disangga baja karena konstruksi dinilai tidak kuat.

Pemkot Kediri menganggarkan total Rp 9,3 miliar untuk perbaikan belasan gedung yang tidak layak.

Untuk diketahui, kerusakan SDN Blabak 4 sempat ditinjau oleh Wali Kota Vinanda Prameswati. Kondisi gedung yang dinilai membahayakan siswa itu jadi temuan serius.

Menindaklanjuti hal tersebut, dinas pendidikan langsung memasukkannya dalam prioritas perbaikan tahun ini.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Mandung Sulaksono mengatakan, rehab sekolah rusak tetap jadi perhatian dinas pendidikan. Terutama kerusakan sedang hingga berat.

“Untuk di SDN Blabak 4 itu, tahun ini akan kami ajukan lelang. Mbak Wali (Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Red) inginnya April sudah mulai jalan pembangunannya,” ungkap Mandung.

Kerusakan sekolah di wilayah paling timur Kota Kediri itu di antaranya terlihat pada ruang kelas 2 dan ruang karawitan.

Di sana, atap cor sering bocor saat hujan. Tidak hanya itu, di bagian atap juga dipasang besi penyangga, imbas pembangunan di lantai 2.

Selain itu, ruang perpustakaan di lantai dua juga sudah dikosongkan sejak 2025 lalu. Alasannya, bangunan sering terasa goyah ketika dipakai untuk aktivitas siswa. Khawatir dengan aspek keamanan, guru memutuskan mengosongkan dan mengunci ruangan itu.

Terkait itu, Mandung menyebut, rehab di sana akan mencakup perbaikan lantai 1 dan lantai 2. Termasuk perbaikan ruang perpustakaan dan ruang guru.

“Insya Allah Maret kami sudah mulai (lelang, Red),” sambung Mandung.

Selain di SDN Blabak 4, Mandung menegaskan, tahun ini sedikitnya ada 12 SD negeri yang akan direhabilitasi.

Dari 12 lembaga itu, ada 35 titik yang diperbaiki. Seluruhnya masuk kategori perbaikan sedang hingga berat. Kerusakannya sekitar 35–45 persen.

“Dan beberapa sekolah nanti kami fokus untuk perbaikan kamar mandi. Insya Allah akan dilaksanakan tahun ini,” papar Mandung.

Sementara itu, di luar 12 SD negeri yang akan direhab tahun ini, dinas pendidikan juga menyasar 15 sekolah yang mendapat prioritas khusus perbaikan toilet.

Hal tersebut dilakukan untuk mendukung kenyamanan siswa ketika beraktivitas dan belajar di sekolah.

“Biar lebih layak untuk anak-anak. Karena Mbak Wali juga menyoroti aspek kenyamanan. Biar anak-anak nggak sampai ngempet (menahan, Red) ke kamar mandi karena tempatnya nggak layak,” bebernya terkait salah satu sarpras sekolah yang mendapat perhatian khusus tahun ini.

Selebihnya, pemeliharaan atau perbaikan ringan juga tetap akan dilakukan. Sasarannya menyesuaikan usulan dari sekolah yang membutuhkan perbaikan ringan dan mendesak.

Untuk merealisasikan rehabilitasi sekolah dan pemeliharaan, tahun ini Dinas Pendidikan Kota Kediri menganggarkan Rp 9,3 miliar dari APBD Kota Kediri.

“Setiap pengajuan itu nanti tetap akan kami cek ke lapangan untuk kebutuhan perbaikannya,” tandas Mandung. 

Untuk mendapatkan berita-  berita terkini   Jawa Pos   Radar Kediri  , silakan bergabung di saluran WhatsApp "  Radar Kediri  ". Caranya klik link join  saluran WhatsApp Radar Kediri.  Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel  

 

 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#rehabilitasi sekolah #disdik #dinas pendidikan #disdik kota kediri #perbaikan sekolah