KEDIRI JP Radar Kediri– Simulasi Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2025 yang dijadwalkan secara nasional pada 6–9 Oktober, berjalan lancar di Kota dan Kabupaten Kediri. Khusus di wilayah ini, simulasi dilaksanakan lebih lama, yakni 8–12 Oktober 2025, untuk memastikan kesiapan sistem dan pelatihan para proktor di sekolah-sekolah.
Menurut Banu Sanjaya, Proktor Utama SMK PGRI 2 Kota Kediri, pelaksanaan simulasi berjalan mulus tanpa kendala teknis. “Semuanya lancar, sistem juga stabil. Kami sudah lakukan uji coba beberapa kali agar saat pelaksanaan nasional nanti tak ada hambatan,” ujarnya, Senin (13/10).
TKA nasional sendiri dijadwalkan berlangsung 3–6 November 2025 dan dibagi menjadi dua gelombang.
-
Gelombang pertama untuk mata pelajaran wajib: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika.
-
Gelombang kedua untuk mata pelajaran pilihan wajib dan pilihan bebas sesuai minat siswa.
SMK PGRI 2 Kota Kediri menetapkan Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) sebagai mata pelajaran pilihan wajib. Sedangkan untuk pilihan bebas, sekolah memberikan fleksibilitas sesuai rencana karier siswa.
“Kalau siswa berencana melanjutkan ke bidang pertanian, kami sarankan memilih Biologi. Tapi kalau tidak melanjutkan, bisa memilih PPKn sebagai mapel pilihan bebas,” jelas Banu.
Dengan hasil simulasi yang sukses, pihak sekolah optimistis seluruh peserta siap menghadapi ujian nasional berbasis sistem ini.
Menurut Banu, untuk menghadapi TKA bulan depan, siswanya terus melakukan tryout. Mereka berlatih mengerjakan soal di google form.
"Bentuk soalnya kita sesuaikan," terang Banu. Menurutnya, ada tiga bentuk. Yakni, pilihan ganda, pilihan kompleks (lebih dari satu jawaban benar) dan benar/salah.(*)
Editor : Jauhar Yohanis