KEDIRI, JP Radar Kediri– Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Kediri berkomitmen untuk membangun generasi cerdas hukum. Untuk melengkapi pemahaman tersebut, Cabdindik menggandeng Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri untuk memberi edukasi hukum ke pelajar.
Kali ini, sasarannya adalah siswa SMK swasta se-Kabupaten Kediri. Edukasi hukum tersebut digelar di SMK Canda Bhirawa Pare pada Rabu (17/9). Tujuannya untuk memberikan wawasan hukum ke generasi muda.
Kajari Kabupaten Kediri Ismaya Hera Wardanie yang menjadi keynote speaker, memberikan penyuluhan tentang pentingnya hukum dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pemaparannya, Ismaya menekankan pentingnya berpikir matang sebelum mengambil keputusan, agar terhindar dari masalah hukum.
"Pendidikan hukum sejak dini penting untuk membentuk karakter siswa menjadi individu yang bertanggung jawab dan sadar hukum," tegasnya.
Ismaya juga mengingatkan, agar siswa untuk tidak membiarkan ketidaktahuan terhadap hukum menghalangi cita-cita mereka. "Pahami hak dan kewajibanmu, agar cita-cita dapat tercapai dengan cara yang benar," pesannya. Karena itu, yang perlu menjadi pedoman adalah kenali, patuhi, dan pahami.
Acara tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Baik dari kalangan siswa maupun guru. Banyak yang menganggap bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat, mengingat kurangnya informasi hukum yang diterima oleh para pelajar di tingkat SMK.
Kegiatan penerangan hukum dihadiri langsung Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kediri, Adi Prayitno. Selain itu ada perwakilan pelajar SMK se-Kabupaten Kediri, kepala sekolah dan guru
Adi Prayitno menegaskan pentingnya sinergitas antara dunia pendidikan dan lembaga penegak hukum. Bersama-sama mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas akademis tetapi juga memiliki kesadaran hukum.
"Pendidikan hukum di sekolah harus menjadi bagian integral, tidak hanya mengajarkan keterampilan praktis tetapi juga etika dan kewajiban sebagai warga negara," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga merupakan langkah preventif untuk menghindari perilaku yang bisa melanggar hukum. Ia berharap melalui acara seperti ini, siswa dapat lebih memahami peran hukum dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi agen perubahan yang berperan aktif dalam memajukan negara.
Acara "Penerangan Hukum Murid SMK Swasta se-Kabupaten Kediri" ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan pembagian doorprize. Itu membuat seluruh siswa antusias dalam menyampaikan pertanyaan dan gagasannya terkait materi yang disampaikan.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.