KEDIRI, JP Radar Kediri- Pemdes Kambingan telah merampungkan beberapa proyek pembangunan fisik di tahun 2025.
Salah satunya adalah rehabilitasi ruang kelas dan pembangunan area parkir di Taman Kanak-kanak (TK) Dharma Wanita Kambingan.
Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi guru maupun murid selama kegiatan belajar mengajar (KBM).
Bangunan yang sudah berdiri sejak tahun 1980, sebelumnya sudah mengalami kerusakan parah terutama pada bagian atap.
“Dari tahun 80-an sudah mengalami sekitar enam kali rehab. Tapi baru tahun ini yang total sampai ganti semuanya,” ungkap Bendahara Desa Kambingan Sunarni.
Atap yang lapuk dan sering bocor saat hujan membuat KBM sering terganggu. Oleh karena itu pembangunan dilakukan dengan penggantian atap secara total dan penambahan plavon.
Proses perbaikan dimulai pada bulan April saat liburan sekolah dan memakan waktu sekitar dua bulan.
Selama masa pembangunan, kegiatan belajar mengajar dialihkan ke bangunan madrasah desa.
“Madrasah kan masuknya sore, jadi paginya bangunan kita pinjam untuk KBM,” jelas Sunarni.
Selain rehabilitasi atap, Pemdes Kambingan juga membangun area parkir baru untuk para guru.
Sebelumnya, para guru memarkir kendaraan mereka di bawah pohon. Karena tidak ada fasilitas parkir yang memadai.
Area parkir ini kini dilengkapi dengan kanopi untuk melindungi kendaraan dari panas dan hujan.
Ruang kelas yang menampung sekitar 50 murid kini sudah aman digunakan. Proses belajar mengajar pun kembali normal di ruangan yang baru.
Lely Agustin, salah satu guru TK Dharma Wanita Kambingan mengungkapkan rasa senangnya.
“Senang sudah diperbaiki, jadi lebih aman. Anak-anak juga nyaman belajar. Dulu kalau habis hujan harus minggir karena bocor,” tutur Lely.
Ia berharap Pemdes akan terus memberikan perhatian dan dukungan untuk perbaikan sarana dan prasarana sekolah demi kenyamanan anak-anak.
Editor : Andhika Attar Anindita