Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Hari Pertama KKA, Ada Yang Pasrah Ada Yang Optimistis

Hilda Nurmala Risani • Selasa, 2 September 2025 | 15:59 WIB
KONSENTRASI: Siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kediri mengerjakan soal-soal KKA di babak penyisihan kemarin.
KONSENTRASI: Siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kediri mengerjakan soal-soal KKA di babak penyisihan kemarin.

JP Radar Kediri – Pelaksanaan babak penyisihan Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) hari pertama kemarin (1/9) berjalan lancar. Semua peserta antusias menyelesaikan soal-soal yang diberikan via daring. Mereka juga tak terganggu sistem yang berjalan lancar tanpa hambatan.

“Login mudah. Sistem berjalan lancar tanpa kendala,” aku guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kediri Arin Munfarida.

Arin, demikian guru ini biasa disapa, mengatakan bahwa kemudahan sistem yang mudah menjadi penyebab kelancaran. Guru pendamping pun tak perlu dengan skill khusus. Sebab, dengan tahapan sederhana saja sudah dapat memahami dan kemudian mengajarkan ke siswa.

“Kemarin kan juga ada trial KKA. Jadi itungannya siswa lebih mudah karena sudah berpengalaman,” tambahnya.

Lancarnya sistem itu yang, menurut Arin, menjadikan siswa bersemangat dalam mengerjakan soal. Sebab, tanpa harus menunggu loading yang lama soal sudah bisa segera diselesaikan.

Hal senada diucapkan guru di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Bina Insani Lucky Darojaturrofiah. Menurutnya, pelaksanaan KKA hari pertama kemarin berjalan aman dan lancar. Bahkan, dia menyebutkan, siswa menyelesaikan soal sebelum waktu habis.

“Tadi kami login pukul 08.00. Tidak sampai pukul 11.00 sudah selesai,” terangnya saat dikonfirmasi wartawan Jawa Pos Radar Kediri.

Bagaimana suasana tes babak penyisihan hari pertama? Lucky menerangkan bila siswa menunjukkan antusiasme tinggi. Apalagi sistemnya relatif mudah dipahami. Kemudian soal yang diberikan masih standar, bukan kategori soal olimpiade yang sulit ditaklukkan.

“Saya pun optimistis siswa bisa berlanjut ke grand final nanti,” ucapnya yakin.

Bagaimana tanggapan para siswa? Mereka menanggapi tes hari pertama dengan beragam. Ada yang yakin, namun ada pula yang tidak.

Alvaro M. Fadil misalnya, dia mengaku pasrah dengan hasilnya nanti. Meskipun dia sudah mempersiapkan diri menghadapi tes kemarin sejak lima hari lalu. 

“Sudah belajar sejak lima hari yang lalu. Terutama untuk mata pelajaran matematika,” ucap siswa kelas 5C MIN 2 Kediri ini sambil melempar senyum. 

Menurutnya soal KKA yang disajikan lumayan sulit. Sehingga membuat dia harus berpikir keras menemukan jawaban yang benar. Karena itulah dia pasrah bila tidak bisa masuk grand final.

“Pasrah yang penting sudah berusaha sebaik mungkin,” imbuhnya.

Berbeda dengan Najwa Dhiya Husna. Siswa kelas 6B MIN 2 Kediri ini justru optimistis. Yakin bisa masuk ke babak grand final. 

“Saya optimistis bisa sampai grand final. Karena sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin,” ucapnya menggebu.

Keyakinannya itu karena dia sudah mempersiapkan diri terutama untuk mata pelajaran yang menjadi kelemahannya. Yaitu mata pelajaran matematika. 

Tak hanya Najwa, Alya Anjani siswa kelas 6C MIN 2 Kediri pun juga merasakan hal yang sama. Dia berusaha keras belajar matematika karena itu menjadi kelemahannya.

“Kalau bahasa Indonesia tiap hari jadi bahan bacaan saya. Jadi yang perlu ditambah waktu belajar matematikanya,” ungkapnya kepada wartawan koran ini.

Untuk diketahui, babak penyisihan hari pertama kemarin berlangsung untuk kelompok SD di region 1. Region ini adalah peserta dari wilayah Kota Kediri dan Kabupaten Kediri. Jumlah pesertanya mencapai 1.486 siswa.

Pelaksanaan babak penyisihan juga tak ada perubahan. Meskipun sempat ada wacana mengubah jadwal akibat maraknya aksi demonstrasi di berbagai daerah, termasuk di Kediri. Panitia memutuskan tetap melaksanakan babak penyisihan seperti waktu yang ditetapkan sebelumnya. 

Bagi sekolah yang memutuskan KBM di rumah masing-masing, pelaksanaan penyisihan juga di rumah masing-masing. Namun bagi sekolah yang ingin melaksanakan secara serentak bersama di sekolah atau di tempat khusus yang ditetapkan, juga diperkenankan.

Terkait pelaksanaan secara teknis, panitia meminta peserta hanya membuka maksimal dua tab saat mengerjakan soal. Tab pertama untuk membuka kartu peserta. Sedangkan tab kedua untuk link test, di https://cbt.neutron.co.id). Hal ini untuk mengantisipasi kendala akses. Namun, jika tetap terjadi kendala atau pertanyaan bisa menghubungi nomor help desk yang ada di juknis. (la/fud)

Editor : Mahfud
#login #KKA #penyisihan