KEDIRI, JP Radar Kediri- Belasan siswa Sekolah Rakyat (SR) asal Kota Kediri akan mulai mengikuti pembelajaran aktif per 1 September mendatang.
Sembari menunggu itu, mereka mengikuti kegiatan-kegiatan untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Selama itu, beberapa anak sempat mengeluhkan jatuh sakit.
“Karena di Batu dingin, dia jarang minum. Akhirnya infeksi saluran kemih karena kurang minum dan dehidrasi,” ujar Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Paulus Luhur Budi Prasetya.
Dia menambahkan, siswa tersebut sudah dilarikan ke UGD rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.
Menurutnya, keluhan sakit itu rata-rata dipicu anak-anak yang masih beradaptasi dengan lingkungan baru. Di antaranya seperti infeksi saluran kemih.
Selebihnya, merasa merasa senang dengan proses adaptasi di fasilitas SR milik Dinas Sosial Provinsi Jatim yang berada di Kota Batu itu.
Yang terbaru, 18 anak dari Kota Kediri itu sempat pulang pada 17 – 19 Agustus lalu untuk berlibur. Transportasinya difasilitasi oleh Dinsos Kota Kediri.
Belasan siswa itu baru akan mengikuti pembelajaran formal mulai 1 September mendatang.
Di sana, siswa akan menjalani pendidikan dengan menggunakan kurikulum multi entry multi exit. Sehingga, memungkinkan siswa mengikuti pendidikan sesuai kemampuannya.
“Sekarang masih pengenalan lingkungan, tapi sudah dibagikan seragamnya. Nanti pelajaran realnya baru per 1 September,” ungkap Paulus.
Dia menambahkan, pembelajaran mereka tidak sama seperti SMP umum. Nantinya akan disiapkan laptop dan harus mencapai skor tertentu untuk bisa naik kelas.
Untuk diketahui, sebanyak 18 siswa asal Kota Kediri diberangkatkan menuju Kota Batu pada Jumat (1/8) lalu.
Mereka akan menjalani pendidikan di SR yang berada di fasilitas yang berada di Unit Pelaksana Teknis Perlindungan dan Pelayanan Sosial Petirahan Anak (UPT PPSPA) Batu itu.
Sebelum menjalani pendidikan resmi, selama sebulan ke depan anak-anak itu akan menjalani masa adaptasi atau penyesuaian dengan lingkungan baru.
Termasuk dengan dinamika hidup berkelompok yang masih akan dibangun di 30 hari awal kedatangan di SRMP 14 Kota Batu.
Editor : Andhika Attar Anindita