JP Radar Kediri - Kompetisi Kompetensi Akademik yang digagas oleh Jawa Pos Radar Kediri bersama Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) Neutron Yogyakarta tidak hanya bertujuan mengukur kemampuan akademik siswa. Ajang yang digelar untuk kali kedua ini sekaligus memaksimalkan persiapan jelang pelaksanaan tes kemampuan akademik (TKA).
Di antaranya lewat strategi pengerjaan soal. Yaitu bagaimana mengerjakan soal dengan efisien dan efektif di tengah durasi waktu yang terbatas.
Kepala Cabang Neutron Kediri Sutanto mengatakan, soal-soal dalam Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) disesuaikan dengan format TKA. Soal-soal TKA tersebut dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). “Format soal sama meski tingkat kesulitan jauh lebih tinggi. Itu untuk membiasakan agar siswa berpikir lebih dalam dan luas,” kata pria yang akrab disapa Tanto itu.
Pembuatan soal KKA, lanjut Tanto, akan disesuaikan dengan muatan dan kompetensi yang akan dijukan di TKA. Dengan model soal berbasis literasi dan numerasi. Terdiri dari soal pilihan ganda multiple choice dan pilihan ganda kompleks.
“Pilihan ganda kompleks ini nanti siswa bisa memilih lebih dari satu jawaban benar. Lalu juga akan ada model jawaban berisi benar dan salah,” paparnya sembari menyebut jika model soal sudah disesuaikan dengan aturan yang diberlakukan oleh Kemendikdasmen.
Terkait waktu pengerjaan, setiap siswa akan berkesempatan mengerjakan soal selama sekitar 90 menit. Total ada 40 soal yang diujikan di waktu tersebut. Durasi waktu itu diakui Tanto berbeda dengan pengerjaan TKA yang sesungguhnya. Yakni, setiap mapel hanya diberi durasi 60 menit.
“Standar pengerjaan soal itu antara 1 sampai 2 menit per soal. Kalau 1,5 menit terhitung cepat. Sedangkan 2 menit ini sudah biasa pada umumnya,” terang Tanto.
Pengerjaan soal di Kompetisi Akademik nanti, tutur Tanto, selain untuk melatih siswa mengatur waktu, juga untuk membangun kesiapan mental. “Dengan latihan seperti ini, mereka tidak akan kaget saat menjalani tes sesungguhnya. Mereka bisa menyusun strategi pengerjaan soal lebih awal,” tandasnya.
Seperti yang diberitakan, Kompetisi Kompetensi Akademik ini terbuka untuk siswa SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA dari wilayah eks Karesidenan Kediri. Meliputi Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kabupaten Tulungagung, dan Kabupaten Trenggalek.
Pendaftaran masih dibuka hingga 15 Agustus 2025 melalui website rkomnibus.com. Babak penyisihan Kompetisi Kompetensi Akademik 2025 akan digelar secara bertahap mulai awal September mendatang. (*)
Editor : Mahfud