Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dukung KKA Jadi Ajang Try Out, Disdik Siap Fasilitasi Siswa Tidak Mampu agar Bisa Ikut

Hilda Nurmala Risani • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 14:00 WIB

 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri M. Anang Kurniawan memimpin rakor dengan para kepala SD dan SMP di Kota Kediri di Aula Ki Hajar Dewantara Disdik Kota Kediri kemarin (8/8).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri M. Anang Kurniawan memimpin rakor dengan para kepala SD dan SMP di Kota Kediri di Aula Ki Hajar Dewantara Disdik Kota Kediri kemarin (8/8).

JP Radar Kediri-Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri menyambut baik pelaksanaan Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) yang digelar Jawa Pos Radar Kediri bersama Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) Neutron. Ajang tersebut sekaligus bisa menjadi latihan soal atau try out jelang pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA). Sebab, soal-soal yang diujikan disesuaikan dengan kisi-kisi program dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) itu.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri M. Anang Kurniawan mengatakan, TKA yang merupakan program baru dari Pusat, tengah disiapkan secara maksimal oleh Disdik Kota Kediri. 

“Tes kemampuan akademik ini sekaligus menjadi pelaporan terkait kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing individu (siswa),” kata Anang.

Meski Kemendikdasmen tidak mewajibkan keikutsertaan TKA, menurut Anang ajang tersebut tetap penting bagi siswa. Sebab, nilainya bisa jadi pendamping rapor. Sehingga, bisa menjadi poin plus saat melanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi.

Karenanya, disdik meminta siswa untuk mempersiapkan lebih awal. Baik melalui bimbingan belajar dari sekolah dan ajang eksternal. Termasuk try out Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) yang digelar Jawa Pos Radar Kediri bersama LBB Neutron Jogjakarta. 

“Kami juga mempersiapan perangkat yang akan digunakan oleh siswa. Tak hanya itu, perlu ada juga pembiasaan kepada siswa dalam mengerjakan soal-soal TKA tersebut,” jelasnya.

Anang menegaskan, KKA bisa memberi banyak benefit kepada siswa dan guru. Siswa bisa memetakan seberapa jauh kemampuan akademik mereka. Jika selama ini nilai siswa ditentukan oleh masing-masing sekolah, dalam KKA nantinya bisa diukur kemampuan siswa sesuai standar TKA.

Bagi para pendidik, hasil KKA bisa jadi bahan evaluasi. Yakni, untuk menilai sejauh mana keberhasilan guru dalam mendidik siswanya. Selanjutnya, sekolah bisa menentukan langkah yang diambil agar bisa mencapai target dalam TKA yang sesungguhnya kelak. Anang menyebut, disdik siap memfasilitasi bagi siswa kurang mampu agar bisa mengikuti KKA. 

Seperti diberitakan, Kompetisi Akademik terbuka untuk siswa SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA dari wilayah eks Karesidenan Kediri. Meliputi Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kabupaten Tulungagung, dan Kabupaten Trenggalek. 

Pendaftaran masih dibuka hingga 15 Agustus 2025 melalui situs rkomnibus.com. Babak penyisihan Kompetisi Kompetensi Akademik 2025 akan digelar secara bertahap mulai awal September mendatang. (*)

Editor : Mahfud
#KKA #try out #TKA 2025