Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Embong Kaliasin Jadi Lokasi KKN 2025, Mahasiswa Fokus ke Pemberdayaan Warga

Internship Radar Kediri • Senin, 14 Juli 2025 | 20:46 WIB

Photo
Photo
Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya resmi membuka pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode 2025 yang ditandai dengan kegiatan pembukaan di Balai Kelurahan setempat.

Acara yang berlangsung pada awal Juli ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat kelurahan, dosen pembimbing, serta warga yang menyambut kehadiran para mahasiswa dengan antusias.

Dalam sambutannya, Lurah Embong Kaliasin, Sunardi, SE menyatakan dukungan penuh terhadap program KKN yang dijalankan oleh mahasiswa.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih baik.

“Kami sangat mengapresiasi program KKN ini sebagai bentuk kepedulian dunia pendidikan terhadap masyarakat. Para mahasiswa ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif sekaligus menjadi jembatan antara ilmu dan praktik di lapangan,” tutur Lurah dalam sambutannya.

Beliau juga memastikan bahwa pihak kelurahan telah menyiapkan dukungan yang diperlukan untuk kelancaran kegiatan KKN, termasuk tempat tinggal dan fasilitas dasar penunjang aktivitas mahasiswa selama masa pengabdian.

Program KKN tahun ini diikuti oleh 31 mahasiswa dari berbagai latar belakang keilmuan, seperti teknik, ekonomi, sosial politik, hingga pertanian. P

ara peserta, termasuk dari Kelompok 81, akan mengabdi selama kurang lebih satu bulan di lingkungan Embong Kaliasin, dengan fokus utama pada pemberdayaan masyarakat melalui program-program kerja yang telah disusun berdasarkan hasil survey lapangan.

Adapun program kerja yang akan dijalankan antara lain:

Ketua RW 09, Agung Diponegoro, menyampaikan rasa senangnya terhadap kehadiran para mahasiswa.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN menjadi angin segar bagi masyarakat untuk mendapat pendampingan langsung dalam pengembangan potensi wilayah.

“Masyarakat kami sangat senang dan berharap banyak dari program-program yang akan dilaksanakan. Kami yakin para mahasiswa akan membawa perubahan positif yang dapat dirasakan langsung oleh seluruh warga,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa warga telah siap mendukung dan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan bersama mahasiswa.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Fitri Fadhilah Sumiarsa, S.Hum., M.Par., menekankan bahwa KKN adalah momen penting untuk menumbuhkan semangat pengabdian dan belajar langsung dari masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kegiatan KKN bukanlah proyek satu arah, melainkan proses pembelajaran bersama.

“KKN adalah kesempatan emas bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah. Sebaliknya, mereka juga akan belajar dari masyarakat tentang nilai-nilai kehidupan, kearifan lokal, dan realitas sosial yang tidak mereka temukan di ruang kelas,” jelasnya.

 

Program ini dirancang agar berdampak jangka panjang dan dapat meninggalkan manfaat nyata bahkan setelah mahasiswa menyelesaikan masa KKN. Dengan semangat kolaborasi, Kelompok 81 bersama masyarakat Embong Kaliasin siap melangkah bersama dalam membangun lingkungan yang lebih mandiri dan berdaya saing.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira