KEDIRI, JP Radar Kediri – Prestasi gemilang terus ditorehkan SMAN 2 (Smada) Kediri.
Ratusan siswanya dinyatakan diterima di perguruan tinggi negeri, kedinasan dan kampus favorit lainnya. Prestasi ini semakin menguatkan dominasi Smada Kediri sebagai sekolah juara dengan segudang prestasi siswanya setiap tahun.
Terbaru, sebanyak 125 siswa berhasil lolos dan diterima di perguruan tinggi negeri bergengsi di Indonesia. Ratusan siswa itu lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Jumlah tersebut meningkat hampir separo (43,6%) dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 87 siswa.
Selain lewat jalur SNBT, 62 siswa Smada juga lolos melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) kenamaan di Indonesia.
Tak hanya itu, sebanyak 9 siswa berhasil menembus seleksi ketat untuk masuk ke Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan).
Ada juga siswa diterima di perguruan tinggi swasta unggulan, sementara 4 siswa lolos PTN melalui jalur SPAN-PTKIN, yang merupakan seleksi nasional masuk perguruan tinggi keagamaan Islam negeri.
Beberapa siswa bahkan sukses menembus jurusan-jurusan favorit yang dikenal sangat kompetitif persaingannya. Seperti Teknik Perminyakan di Institut Teknologi Bandung (ITB), Pendidikan Dokter di Universitas Gadjah Mada, serta Ilmu Hukum Universitas Airlangga.
Kepala SMAN 2 Kota Kediri Drs. H. Sarbawa, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian para siswa.
“Ini adalah hasil kerja keras, dedikasi, dan semangat belajar yang luar biasa dari para siswa, guru, serta dukungan orang tua," tegasnya.
Sarbawa berharap capaian prestasi tahun ini menjadi motivasi bagi adik-adik kelas untuk terus berprestasi.
Sebagai kepala sekolah, Sarbawa bertekad untuk terus membawa sekolah yang dipimpinnya meraih prestasi yang lebih baik dari tahun ke tahun.
“Tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi saya untuk tidak hanya mempertahankan prestasi gemilang SMAN 2 tapi juga terus meningkatkan prestasi dari tahun ke tahun,” terangnya.
Untuk mengantarkan siswanya masuk ke perguruan tinggi favorit, Sarbawa menyampaikan kerja keras yang dilakukan. Di antaranya melakukan layanan bimbingan asesmen oleh Guru BK (Bimbingan Konseling).
Luwi Adi Basuki, guru BK menambahkan, saat mulai menginjak kelas 12, siswa SMAN 2 Kediri langsung mengikuti asesment dan konsultasi untuk jurusan maupun perguruan tinggi yang akan diambil.
“Bahkan kami juga memberikan konseling kepada wali murid dan siswa yang memiliki pandangan berbeda terkait jurusan maupun perguruan tinggi yang ingin diambil,” ujarnya.
Sarbawa berharap, para siswa yang telah diterima di perguruan tinggi dapat menjaga semangat belajar, menjunjung tinggi nilai integritas, dan tetap membawa nama baik sekolah. “Bagi anak-anak kami yang belum diterima, jangan menyerah. Terus berjuang, tetap percaya diri, dan jangan berhenti belajar,” ujarnya penuh semangat.
Menurutnya, keberhasilan tidak hanya diukur dari seberapa cepat seseorang masuk perguruan tinggi, tetapi juga dari bagaimana mereka terus berusaha dan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh.
Selain prestasi akademik, siswa Smada selama tahun ajaran 2024/2025 juga banyak menorehkan prestasi nonakademik. Siswa Smada menjadi jawara di berbagai kejuaraan.
Prestasi tahun ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik maupun nonakademik, tetapi juga kuat secara mental dan berdaya saing tinggi.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah