KEDIRI, JP Radar Kediri — Jalur zonasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) SD/SMP Kota Kediri berjalan ketat. Hari kedua pendaftaran kemarin, pendaftar di dua jenjang itu tembus ribuan. Tak sedikit orang tua (ortu) siswa yang ketar-ketir melihat statistik nilai zonasi yang terus bergerak naik di situs PPDB Kota Kediri.
Seperti di SDN Burengan 2, nilai terendah pendaftar zonasi tercatat 903,99. Sedangkan nilai tertingginya 1.031. Kemudian, di SDN Bangsal 3 nilai terendah mencapai 577,24. Sedangkan nilai tertingginya mencapai 1.024. Sejak pendaftaran hari pertama Senin (24/6) lalu, ortu siswa pun mulai gencar memantau pergerakan nilai.
“Dari pertama daftar langsung dicocokkan sama nilai terendah dan tertingginya. Seperti anak saya kalau ke (SDN) Bangsal 3 sepertinya sudah pasti diterima. Karena skor nilainya 800,” ujar Dian, salah satu ortu calon siswa SD yang mendaftar kemarin.
Menurutnya, rentang nilai di masing-masing sekolah sudah pasti berbeda. Dia mengamini beberapa sekolah yang nilai terendahnya terbilang tinggi. “Biasanya yang nilainya tinggi-tinggi itu terbantu usia. Semakin tua usianya, semakin tinggi skor nilainya,” lanjutnya.
Dengan memantau pergerakan nilai itu, menurutnya juga bisa membantunya memperkirakan tingkat kelolosan. Termasuk menentukan pilihan sekolah berdasarkan skala prioritas dan analisis nilai. “Kalau saya hanya pilih tiga sekolah saja. Semuanya masih dalam satu kecamatan yang sama,” tandasnya.
Persaingan ketat juga terjadi di jenjang SMP. Hingga pukul 19.00 kemarin, statistik nilai jalur zonasi semakin tinggi. Dari sembilan lembaga sekolah negeri, rentang nilai terendah berkisar 89 – 95. Sedangkan rentang nilai tertingginya dari 94 – 97. Adapun rentang nilai tertinggi ada di SMP Negeri 1 Kediri dengan nilai terendah 95 dan nilai tertinggi 97.
Terkait statistik nilai jalur zonasi itu, Koordinator Tim Teknis PPDB 2024 Dinas Pendidikan Kota Kediri Hakim menjelaskan, nilai yang tertera itu merupakan hasil akumulasi pendaftar yang sudah diverifikasi operator sekolah. Hasil komputerisasi sistem itu merangking dengan sendirinya pendaftar sesuai pagu di sekolah masing-masing. “Ini masih berubah terus selama pendaftaran,” ujarnya.
Data yang dihimpun koran ini, hingga pukul 15.00 kemarin, pendaftar jalur zonasi SMP sudah mencapai 2.182 siswa. Sedangkan pagu dari seluruh SMP negeri sedikitnya 50 persen dari pagu, yakni hanya 1.584 kursi. Praktis, ratusan lainnya akan tercoret dari jalur pendaftaran terakhir PPDB SMP negeri Kota Kediri itu.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah