Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Keren! Semua Sekolah di Kota Kediri Buka Kantin Kejujuran

Ayu Ismawati • Rabu, 15 Mei 2024 | 18:23 WIB

NONTUNAI: Pj Wali Kota Kediri Zanariah bersiap membayar jajanan yang dibeli di kantin kejujuran SMPN 1 Kota Kediri menggunakan QRIS.
NONTUNAI: Pj Wali Kota Kediri Zanariah bersiap membayar jajanan yang dibeli di kantin kejujuran SMPN 1 Kota Kediri menggunakan QRIS.

KEDIRI, JP Radar Kediri — Rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kota Kediri masih belum usai. Kemarin, seluruh sekolah di Kota Kediri kompak membuka kantin kejujuran. Praktik membayar dan mengambil sendiri uang kembalian saat bertransaksi di kantin itu sengaja diterapkan untuk melatih kejujuran.

Launching kantin kejujuran dilakukan di Taman Sekartaji kemarin. Pj Wali Kota Kediri Zanariah bersama Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji meninjau beberapa kantin yang sengaja dijadikan sampel di sana.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri M. Anang Kurniawan mengatakan, kantin kejujuran merupakan program yang termasuk dalam kurikulum pendidikan karakter. Di dalamnya, terdapat nilai-nilai moral seperti budaya anti korupsi yang juga dipupuk sejak dini.


“Semua satuan pendidikan mulai TK hingga SMA, diminta untuk membangun atau mendirikan kantin kejujuran dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Meski demikian, sekolah tetap harus melakukan pengawasan terhadap produk yang dijual. “Para guru harus mengecek langsung produk yang dijual ke tempat produksinya,” tandasnya.

Sementara itu, Setyaning Proboretno, salah satu guru dari SDN Mojoroto 3 Kota Kediri mengatakan, konsep kantin kejujuran sudah diterapkan di sekolah sejak dua minggu yang lalu. Menurutnya, melalui kantin kejujuran, pelayanan juga bisa dilakukan dengan lebih cepat. Beberapa produk yang dijual mulai dari makanan berat, makanan ringan, minuman dingin, es krim, hingga alat tulis kantor (ATK).

“Anak-anak justru senang karena bisa lebih cepat. Biasanya kalau ramai, penjualnya hanya dua jadi keteteran. Tapi kalau ambil dan bayar sendiri, bisa lebih cepat,” ujarnya.
Melalui kantin kejujuran itu, anak-anak lebih dulu memilih jajanan atau makanan yang akan dibeli. Pun perlengkapan sekolah seperti buku dan alat tulis juga disediakan. Setelah itu, anak-anak tinggal meletakkan uang di wadah yang disiapkan.

“Nanti untuk kembaliannya juga langsung mengambil sendiri. Uang kembalian sudah kami sediakan secara terpisah dan dibedakan berdasarkan nominalnya di wadah yang terpisah. Semuanya kami letakkan di meja panjang,” urianya.

Hanya saja, menurut Setyaning kantin kejujuran lebih banyak dikunjungi anak-anak di tingkat atas. Atau, kelas 4-6 SD. Sehingga, menurut Naning sekolah tetap menyediakan kantin dengan pelayanan konvensional. “Yang kelas 1, 2, 3 itu mungkin masih kesulitan untuk berhitung sendiri. Jadi tetap masih kami sediakan kantin umum,” tandasnya.

Penerapan kantin kejujuran juga terlihat di SDN Banjaran 5. Fajar Setiorini, salah satu guru di SDN Banjaran 5 mengatakan, kantin kejujuran bisa membantu menanamkan kebiasaan jujur pada anak. “Karena kalau sudah terbiasa, tanpa pengawasan pun juga akan tetap mempraktikkan kejujuran. Bahkan sampai dia dewasa,” tegasnya. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #kediri #pendidikan #kantin kejujuran #pemkot kediri #hardiknas #jawa pos