Terkait pagu jalur prestasi akademik SMK yang kurang dari 2 ribu kursi, Kasi SMA PK PLK Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur (Cabdispendik Jatim) Wilayah Kediri Chairul Effendi mengatakan, pagu di PPDB tahap lima ini sudah paling banyak. “Kuotanya sebesar 65 persen,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kediri.
Hitungan Jawa Pos Radar Kediri, pagu sebanyak 1.552 tersebut merupakan sisa bangku sekolah setelah dikurangi pagu PPDB di dua tahap sebelumnya. Persaingan di PPDB SMK tahap terakhir ini diprediksi akan semakin sengit karena siswa yang tidak diterima di PPDB SMA akan ikut mendaftar di jalur ini.
Berkaca pada PPDB 2021 lalu, menurut Effendi nilai terendah yang diterima di SMK negeri adalah 83,52. Yakni di SMKN 1 Kras jurusan teknik pendinganan dan tata udara. Adapun nilai tertingginya dari SMKN 1 Plosoklaten sebesar 91.86. “Jurusannya multimedia,” lanjutnya.
Menurut Effendi, daftar rata-rata nilai terendah dan tertinggi ini bisa menjadi patokan bagi calon siswa. Setidaknya, nilai tersebut akan jadi patokan bagi siswa untuk mencari jurusan yang sesuai dengan kemampuannya.
Sama dengan sebelumnya, siswa yang memilih jalur prestasi SMK negeri bisa mendaftar di tiga jurusan dalam satu sekolah. Siswa juga diberi keringanan untuk mendaftar di sekolah lain. Maksimal tiga sekolah. Boleh di jurusan yang berbeda atau jurusan sama.
Nilai yang akan dihitung adalah jumlah nilai akhir. Jika nilainya sama, pembobotan dilakukan berdasar rata-rata nilai rapor. Yaitu, untuk mata pelajaran pendidikan agama dan budi pekerti. Kemudian, pendidikan pancasila dan kewarganegaraan, bahasa Indonesia, matematika, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial dan bahasa Inggris.
Sementara itu, persaingan pendaftaran di SMA negeri di Kabupaten Kediri juga cukup ketat. Seperti yang dikatakan Erna, 15. Gadis asal Kediri yang mendaftar di SMAN 1 Pare itu mengaku tidak menemui kendala selama proses pendaftaran.
“Saya diterima dengan jarak 1,8 kilometer, paling bawah 1,9 kilometer saja,” bebernya sembari menyebut teman-temannya yang tidak diterima di SMA negeri bersiap mendaftar ke SMK hari ini. Editor : Anwar Bahar Basalamah