Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bisnis Bangrut, Keluarga Meh Mawut

Anwar Bahar Basalamah • Jumat, 28 Juli 2023 | 16:59 WIB

 

Photo
Photo

Niate Kang Dalbo
lunga neng Jakarta sakjane apik. Golek duwit gawe memperbaiki taraf kehidupan. Karena itulah dia merantau ke Ibu Kota, membuka usaha yang dikelola bersama kancane.

Neng Jakarta kuwi, Kang Dalbo buka usaha fotokopi. Lokasine neng cedak sekolahan. Karepe sih karena pelajar atau mahasiswa sing paling sering butuh fotokopi.

“Abot-abote golek duwit ya kudu mentala ninggalne bojo,” ucap lelaki asal Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri ini.

Waktu pun berlalu. Sebulan, dua bulan, Kang Dalbo terus berusaha membesarkan bisnisnya tersebut. Tapi, apa mau dikata, jodoh lelaki ini ternyata tidak di bisnis itu. Usaha fotokopi sing dikelola bersama temannya itu akhirnya bangkrut.

Sing bikin nestapa, bangkrute itu merembet ke harta pribadinya. Agar tidak terjerat utang akeh, barang-barang pribadine dijual. Dibuat gawe nyaur utang. Apa wae didol, tak peduli barang-barang pribadi. Termasuk ponsel sing biasa digawe berkomunikasi dengan Yu Minthul, sang istri.

Nah, iki sing bikin masalah dadi ruwet. Merga ponsele dijual, Kang Dalbo jadi tak bisa berkomunikasi lagi dengan Yu Minthul. Demikian pula sebaliknya, si istri sing neng kampung juga tak bisa menghubungi. Sementara, keinginan balik kampung tak bisa diwujudkan.

“Aku wedi mulih mergane dunyaku habis-bis,” aku Kang Dalbo.

Jadilah pasutri iki istilahe loss contact, ora bisa berhubungan sama sekali. Yu Minthul kebingungan karena tak dapat kabar dari sang bojo. Sedangkan Kang Dalbo ora wani ngontak bojone, peh.

Lama-lama, Yu Minthul merasa Kang Dalbo wis kecantol wedokan liya. Wis melupakan istri dan keluarga di rumah. Atine mulai emosi. Hingga dia mengajukan gugatan cerai ke pengadilan agama.

“Lha wong suwe ora ana kabar ya mending gugat pegatan wae. Luwih penak isa rabi maneh,” batin Yu Minthul.

Ndilalah, pas berkas gugatan wis melebu pengadilan agama, eh Kang Dalbo ujug-ujug mecungul alas teka neng omah. Tentu saja membuat kaget Yu Minthul. Awalnya, dia marah-marah neng bojone. Dituding ora bertanggung jawab.

Nanging setelah weruh alasane minggat, Yu Minthul pun dadi iba. Dia akhirnya memaafkan sikap sang suami. Dan berusaha mencabut gugatan cerainya.

“Sakjane bada wingi tekane. Tapi gugatan ora isa dicabut merga nunggu pelaksanaan sidang,” aku Yu Minthul.

Akhirnya, saat sidang perdana Yu Minthul langsung mencabut gugatannya. Hakim pun menyetujui. Dan, berkas gugatane dikongkon gawa mulih. “Jarene ben dadi kenang-kenangan,” kata Yu Minthul sambil mesam-mesem, peh!

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#yu minthul #kang dalbo #ilustrasi #peh