Cangkruk, Mabuk, Ngepruk

Hilda Nurmala Risani • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB
Kang Dalbo hobi cangkruk, mabuk, ngepruk. (Afrizal Syaiful M/JPRK)
Kang Dalbo hobi cangkruk, mabuk, ngepruk. (Afrizal Syaiful M/JPRK)

 

KEDIRI, JP Radar Kediri - Menikah dengan Kang Dalbo seperti mimpi buruk bagi Yu Minthul. Bagaimana tidak, suaminya itu memborong semua kelakuan jelek manusia. Yang membuat Yu Minthul harus mengelus dada setiap harinya. 

“Setiap orang menikah pasti ingin mendapatkan suami penyayang dan setia. Namun tidak semuanya berjalan sesuai kekarepan. Ada yang sudah terlanjur menikah tetapi ternyata bojone tak sesuai harapan. Aku contone,” ujar Yu Minthul, perempuan asal Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. 

Dia menikah dengan Kang Dalbo yang ternyata memborong semua kelakuan buruk. Mulai dari hobi cangkruk yang tak tau waktu. Padahal ada anaknya yang membutuhkan sosok bapak.

 Baca Juga: Bojone Kumat, Kang Dalbo Jaluk Pegat

Seringkali Kang Dalbo pergi ke warung kopi hingga larut malam. Pulang hanya untuk menumpang tidur. Karena hampir sebagian waktunya digunakan untuk beraktivitas  di luar rumah.

“Bojoku kerja dadi tukang bangunan. Budal kerjo isuk sampai sore. Nek omah delut, bar magrib wes budal neng warung. Anake nangis deweke ora gatekne. Alasane butuh hiburan,” gerutu Yu Minthul.

Untuk diketahui, saat perkenalan Kang Dalbo terlihat sebagai lelaki bertanggungjawab. Penuh kasih sayang dan royal. Tapi memang negatifnya adalah hobi ngopi yang tidak mengerti waktu.

 Baca Juga: Bojone Lahiran, Kang Dalbo Golek Selingkuhan!

Ketika di protes, Kang Dalbo justru marah-marah. Jarene ngopi sebagai salah satu upaya untuk menghilangkan rasa capek bekerja seharian. Tapi justru dilarang oleh bojone.

“Kadang pegel yen muleh dalam keadaan kliyengan. Aku wedi lek anakku ndelok. Iki perbuatan sing ora pantes ditiru,” tandasnya. 

Hingga pernikahan ke lima, kelakuannya tak kunjung berubah. Yang membuat Yu Minthul semakin kecewa adalah Kang Dalbo mulai main fisik. Dia berani memukulnya hingga memar.

 Baca Juga: Istri Bergaya Sosialita Marai Kang Dalbo Menderita

“Mulai itu aku ngerasa ora pantes dipertahankan. Meskipun wes anak loro yen kelakuane kayak ngunu bertahan juga tak ada artinya,” omel Yu Minthul.

Sebab, tabiat Kang Dalbo pancen ora pantes ditiru. Wes nduwe keluarga isih seneng kelayapan turut dalan, mabuk tur kasar marang bojone.

Nalika ditukari bukane berubah justru tambah nemen. Yen biasane ngopi mulai jam 20.00 sampai 01.00 isuk. Saiki sering ora mulih.

Baca Juga: Kang Dalbo Jahat, Yu Minthul Pilih Megat

Usut punya usut, Kang Dalbo kuwi ngikuti kelakuan kanca-kancane. Deweke ngerasa kelakuane kuwi bener. Sing penting nafkah lancar, ora perlu ngerusuhi kesenangan wong.

“Wes cukup aku bertahan. Jangan sampai anakku tumbuh mencontoh bapaknya. Jadi aku pilih pisah wae,” pungkas Yu Minthul.

Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri
peh kediri' yu minthul kang dalbo