KEDIRI, JP Radar Kediri - Yen ada pepatah uang tidak bisa membeli kebahagiaan, iku tidak berlaku kanggo rumah tangga Yu Minthul dan Sudrun. Sebab, ketika jatuh miskin rumah tangga mereka langsung berada di ambang kehancuran.
Piye maneh. Duwit pancen ora dadi jaminan bisa menghadirkan kebahagiaan. Tetapi, tanpa uang yang jelas akan kelimpungan. Apa maneh Yu Minthul hobi belanja. Aneka fashion dan aksesori yang disukainya yang jelas tidak murah. Apalagi, dia tergolong orang yang suka mengikuti tren.
“Nalika berjaya apa wae sing dipingini tak turuti. Kulina urip penak ketika diuji hal sing nggak disenengi ya kalang kabut,” lanjut Sudrun.
Baca Juga: Bojone Kumat, Kang Dalbo Jaluk Pegat
Kehidupan Sudrun dan Yu Minthul awale pancen harmonis. Mereka juga serbakecukupan. Yu Minthul bekerja di pemerintahan, sedangkan Sudrun di sektor pariwisata. Tak heran jika uang tidak jadi persoalan bagi mereka.
Sayange masa kejayaan kuwi tidak bertahan lama. Pernikahan yang dibangun lima tahun itu mendadak mendapat ujian. Nalika kondisi keuangan Sudrun tidak baik-baik saja, dunia jadi terbalik. Deweke meh bangkrut merga diapusi partner bisnisnya.
Sudrun pun langsung mengambil tindakan tegas. Yaitu dengan mengurangi pengeluarane. Termasuk duwit belanja bojone. “Bojoku nesu merga gajine harus dipakai untuk memenuhi keinginannya,” gerutu Sudrun.
Baca Juga: Bojone Lahiran, Kang Dalbo Golek Selingkuhan!
Bukane pengertian lan memahami, Yu Minthul justru semakin menunjukkan bahwa deweke ora butuh Sudrun. Deweke sering bekerja larut malam dan ketika pulang ke rumah alasan capek sehingga tak mau ketika disuruh-suruh sang bojo.
Semakin hari hubungan pernikahannya semakin dingin. Yu Minthul semakin cuek dengan suaminya. Alasannya, dia masih marah karena tak mampu memenuhi gaya hidupnya. Dia harus menggunakan uangnya untuk membeli sesuatu yang diinginkan. Meski itu hanya sementara.
“Deweke pun pingin urip dewe. Jarene ora ana bedane yen tuku opo-opo panggah gawe duwit dewe padahal wes rabi,” beber Sudrun.
Baca Juga: Kang Dalbo Jahat, Yu Minthul Pilih Megat
Peh! pancen kebacut Yu Minthul iki. Sing digoleki senenge wae. Padahal jenenge urip ora selalu berjalan mulus. Pancen bener ekonomi ajur bikin rumah tangga melu muwur. Ora enek cinta tulus tanpa fulus.
Editor : Andhika Attar AninditaSumber : Radar Kediri