KEDIRI, JP Radar Kediri - Rasa cinta sering kali mengalahkan logika. Apa-apa sarwa indah dan menyenangkan. Ibarat kata, tahi kucing pun rasa cokelat. Kayak lagunya penyanyi Gombloh itu lho...
Nah, rasa seperti kuwi yang dirasakan Yu Minthul. Perempuan yang berumah nang Kecamatan Pesantren, Kota Kediri ini begitu sekonyong kother alias tergila-gila dengan Kang Dalbo. Meskipun akhire digawe ngenes ati menghadapi tingkah lakunya.
Kisah love is blind alias cinta buta ini terjadi sejak keduanya kenal di Kota Malang. Kebetulan, wong loro kuwi berkuliah di Kota Apel itu. Nah, karena tergabung dalam perkumpulan mahasiswa asal Kediri, sering bertemulah mereka.
Baca Juga: Bojone Kumat, Kang Dalbo Jaluk Pegat
Kala itu, sikap Kang Dalbo benar-benar menghanyutkan. Membuat hati Yu Minthul klepek-klepek. Sangat perhatian dan penyayang.
“Apa maneh pas aku patah hati, Kang Dalbo selalu ngancani,” kenang sang perawan.
Singkat kisah, berpacaranlah mereka. Yu Minthul benar-benar jatuh cintrong, eh cinta, setengah mati. Ora peduli lagi dengan pendapat orang lain, termasuk orang tuanya sekalipun. Ya, kedua orang tua si wanita pancen ora begitu cocok dengan wong lanang pilihan anaknya itu.
Baca Juga: Istri Bergaya Sosialita Marai Kang Dalbo Menderita
Mengapa? Salah satunya latar belakang ekonomi keluarga. Kang Dalbo pancen berasal dari keluarga yang pas-pasan. Yen diitung desil, paling keluargane kuwi desil 3.
Satu lagi, Kang Dalbo ora teges sikape. Gampang mbingungi. Ironinya, itu seakan dadi karakter yang ora gelem dia ubah.
Tapi, namanya juga cintrong, Yu Minthul mengabaikan semua sisi buruk itu. Orang tua boleh menggonggong tapi kafilah tetaplah berlalu. Sekali cinta tetap cinta, Merdeka! He he he.
Baca Juga: Kang Dalbo Jahat, Yu Minthul Pilih Megat
“Aku dulu ora masalah asalkan deweke setia lan gati karo aku,” dalih yang lagi mabuk cinta.
Hingga lulus kuliah mereka pun masih bersama. Yu Minthul mendapatkan pekerjaan lebih dahulu. Sementara Kang Dalbo masih mencari-cari. Toh, Yu Minthul tetap tidak mau mundur. Bersikeras menjalin hubungan dengan Kang Dalbo. Ora peduli yen bojone masih bingung dengan kehidupannya. Akhirnya, menikahlah mereka.
Kini, setahun setelah ke pelaminan, sikap Kang Dalbo tetap ora berubah. Justru, kian parah. Bertambah dengan sikap seneng marah.
“Ditakoki apik-apik njawabe sakarepe dewe. Ora genah,” omel Yu Minthul.
Baca Juga: Baru Sebulan Kenal Langsung Nikah, Kang Dalbo Kaget Istrinya Masih Sayang Mantan!
Sikap Kang Dalbo yang semakin menyebalkan membuat Yu Minthul bertambah marah. Bagaimana tidak ketika sudah menikah deweke sok ngatasi semuanya padahal aslinya zonk. Juga suka menebar pesona kepada para wanita. Peh, jian kurang ajar tenan.
“Wes pancene yen ketemu laki-laki bingung ora usah diterusne. Yen ngengkel ujunge uripmu sing ling-lung,” gerutunya.
Rabi baru setahun wis kayak simulasi urip neng neraka. Sebab saben dina deweke harus mengelus dada menghadapi sikap suaminya. Sampek-sampek Yu Minthul merasa kudu nyemplungne bojone kuwi neng neraka sekalian. Waduh!(la/fud)
Editor : Mahfud
Sumber : Radar Kediri