KEDIRI, JP Radar Kediri - Menjalin hubungan dengan Kang Dalbo selama dua tahun tahun, Yu Minthul sudah yakin jika pacarnya kuwi sosok suami yang diidam- idamkannya.
Ya, Kang Dalbo memiliki paras tampan, tinggi, dan pekerja keras. Tak heran jika Yu Minthul begitu bangga dan mengenalkan Kang Dalbo kepada orang tuanya.
“Kebetulan kami sama-sama bekerja di bank. Jabatane deweke uga luwih duwur saka aku. Jadi dipastikan gajine lebih gede,” ujar Yu Minthul perempuan asal Kecamatan Kota, Kota Kediri itu.
Baca Juga: Bojone Kumat, Kang Dalbo Jaluk Pegat
Kang Dalbo yang gentleman juga menjadi faktor kenapa Yu Minthul tergila-gila dengan calon bojone kuwi. Ora peduli yen tingkat perekonomiane berbeda.
Padahal wong tuwane Yu Minthul sering ngelengke. Yen sederajat kuwi penting. Sebab menikah ora mung urusan sehari dua hari melainkan seumur hidup.
“Tapi aku wes kadung mencintai Kang Dalbo. Dadi siap menerima opo eneke nalika kae,” imbuhnya.
Baca Juga: Bojone Lahiran, Kang Dalbo Golek Selingkuhan!
Untuk diketahui, Kang Dalbo merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Dengan penghasilannya yang cukup tinggi dia harus membiayai tiga adiknya.
Sementara Yu Minthul merupakan anak tunggal dari keluarga kaya raya. Meskipun bekerja sebagai pegawai bank, hampir 90 persen kehidupannya disokong oleh orang tuanya.
“Karena aku keras kepala, orang tuaku akhirnya merestui. Kami pun menikah dengan biaya pernikahan full orang tuaku. Mereka yang meminta,” bebernya.
Baca Juga: Istri Bergaya Sosialita Marai Kang Dalbo Menderita
Setelah menikah Yu Minthul pun ikut Kang Dalbo tinggal di kosnya. Dia tidak kaget karena memang ini sudah menjadi pilihannya dari awal.
Mereka berangkat kerja menggunakan kendaraan berbeda. Kang Dalbo sepeda motor, sementara Yu Minthul naik mobil.
Kenapa tidak bersama? Karena Kang Dalbo sering pulang larut malam. Mendengarkan laporan dari anak buahnya. “Sementara aku bisa pulang lebih cepat. Dan mengurusi keperluan di kos,” tandasnya.
Baca Juga: Kisah-Kisah Rumah Tangga : Kang Dalbo Dipecat, Yu Minthul Jaluk Pegat
Empat tahun menikah semua berjalan sebagaimana mestinya. Yu Minthul benar-benar menjadi perempuan sederhana. Dan kebetulan dia menikmati karena suaminya supportif.
Mereka pun dikaruniai anak kembar di usia pernikahan kelima. Yang membuatnya harus resign karena fokus mengurus bayi.
“Itu mulai goyah. Pendapatan cuma dari satu orang sementara kebutuhannya bertambah. Mulai muncul pertikaian dari permasalahan sepele,” ungkapnya.
Permasalahan sepele itu contohnya ketika Kang Dalbo pulang kerja masih diminta tolong Yu Minthul untuk mengganti pampers. Juga disambati jika butuh baby sitter untuk membantu mengurus sang anak.
Baca Juga: Kang Dalbo Ketiban Empyak, Wis Ditahan eh, Dijak Pegatan
“Sayange nalika aku njaluk baby sitter deweke langsung menolak. Alasane sik tinggal nek kosan kok ya wis ngopeni pembantu,” gerutunya.
Padahal mengurus anak kembar tidaklah mudah. Belum lagi Yu Minthul harus melayani Kang Dalbo dengan mood yang beragam setiap harinya.
“Wes aku milih mulih nek gone wong tuwaku sik. Ora sanggup yen tinggal nde kosan dengan bojoku sing kayak ngunu,” pungkasnya.
Editor : Andhika Attar AninditaSumber : Radar Kediri