Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Nuruti Gengsi Bonus Masuk Bui

Hilda Nurmala Risani • Rabu, 27 Mei 2026 | 22:09 WIB

 

Ilustrasi gengsi berujung bui. (Afrizal Syaiful M/JPRK)
Ilustrasi gengsi berujung bui. (Afrizal Syaiful M/JPRK)

 

KEDIRI, JP Radar Kediri - Ini cerita yang bisa dijadikan pelajaran oleh semua orang. Bahwasanya, bergaya memang boleh saja dilakukan. Namun, alangkah baiknya jika dilakukan secukupnya saja. Sebab, jika dipaksakan justru akan menderita. Apesnya malah bisa berakhir di bui. 

Setidaknya, pasangan suami istri Sudrun dan Yu Minthul sudah mempraktikkannya.

Sejak awal rumah tangganya memang dibangun atas dasar gengsi. Semuanya berupaya terlihat keren meski aslinya kosong.

Baca Juga: Lambe Tangga Ikut Campur, Yu Minthul Babak Belur

Ya piye maneh niatku rabi karo Sudrun itu biar kehidupanku luwih apik. Ternyata podo wae,” ujar Yu Minthul, warga Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. 

Diakui Yu Minthul, kehidupannya saat remaja memang banyak gaya. Dia rela utang asal bisa terlihat keren di lingkungan dan circle-nya. Termasuk ketika harus meng-update handphone setiap ada keluaran terbaru.

Tidak hanya itu, setiap hari dia bersama gengnya juga makan cantik di kafe-kafe tertentu. Kebetulan, di tempat itu pula dia bertemu Sudrun. “Pertama kali melihat langsung naksir. Soale gayane modis, ramah, dan royal. Meskipun belum kenal wae deweke wis bayari bill makan,” kenang Yu Minthul.

Baca Juga: Bojone Pergi Jauh, Yu Minthul Selingkuh

Gayung bersambut, Sudrun yang melihat Yu Minthul kali pertama juga langsung terpesona. Buktinya dia tak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk langsung mengajak kenalan dan meminta nomor ponselnya.

Sayange pas kuwi deweke wes nduwe pacar. Akhire aku cuma bisa memantau lewat Instagram. First impression memang Sudrun lelaki tampan dan berduit,” beber Yu Minthul.

Tak sampai satu tahun, tibalah momen yang ditunggu oleh Yu Minthul. Yaitu Sudrun putus dengan kekasihnya. Yu Minthul pun langsung berupaya mendekatinya.

Baca Juga: Bojone Medit, Yu Minthul Kesandung Kredit

Saat proses pendekatan, Sudrun mulai kembang kempis. Hal itu karena gajine ora cukup kanggo ngragati penjalukane Yu Minthul nalika pacaran. “Pas rabi aku ngerti yen bojoku ora sekaya kuwi. Gali lubang tutup lubang. Bojoku ora isa ngatur pengeluaran. Akhire keuangan semrawut,” omel Yu Minthul.

Keuangan mereka semrawut merga Yu Minthul dan Sudrun sering nongkrong dan liburan. Sekali bermain wae bisa menghabiskan uang Rp 1 juta. Padahal, dalam seminggu mereka bisa keluar 2 sampai 3 kali.

          Kondisi tersebut miris karena penghasilan Sudrun dalam satu bulan hanya Rp 3 juta. Tentu saja, jumlah itu tidak cukup untuk membiayai gaya hidup dirinya sendiri dan Yu Minthul. Tak heran dia mencari cara lain dengan menggelapkan handphone iPhone senilai puluhan juta.

Baca Juga: Waleh Urip Melarat, Yu Minthul Minta Pegat

“Singkat cerita enek polisi mara neng omah. Ternyata bojoku menggelapkan iPhone. Isin tenan aku,” beber Yu Minthul.

Tak mau berurusan lagi, Yu Minthul pun meninggalkan Sudrun. Dia menggugat cerai suaminya lantaran malu jika harus berurusan dengan narapidana. “Aku cuma ngancani prosese. Emoh yen ngenteni deweke keluar penjara. Marai jelek jenengku,” pungkasnya. Oalah Yu Minthul… gara-gara kelakuanmu bojomu keblondrok mlebu bui

 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#gengsi #peh kediri #masuk bui #yu minthul #kang dalbo