Kang Dalbo menjalin hubungan pacaran dengan Yu Minthul memang tidak lama. Itungane kenal baru satu bulan wes dipercaya wong tuwane sing wedok untuk menikahi putrinya itu.
Kebetulan, Kang Dalbo sendiri merupakan laki-laki yang hobinya bermain futsal. Bahkan itu juga menjadi pekerjaan utamanya. Sedangkan pekerjaan sampingan adalah usaha konveksi.
Nah, singkat cerita, Kang Dalbo bertemu dengan bapake Yu Minthul saat sedang tanding futsal. Yaitu tim Kang Dalbo melawan tim pegawai badan usaha swasta yang ada di Kota Kediri.
“Ya pas istirahat kuwi diajak ngobrol. Ditakoki wes nduwe calon apa belum. Karena memang baru putus aku jawab belum. Eh, dijaluki nomor hp dan dikenalno anake,” ujar Kang Dalbo saat ditemui di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri.
Setelah proses perkenalan itu, tak membutuhkan waktu lama orang tua Yu Minthul menyetujui untuk segera menikah. Bahkan orang tuanya siap menanggung semua biaya pernikahannya.
Karena Yu Minthul adalah anak yang menurut kata orang tua, dia pun mau diajak menikah Kang Dalbo. Semua urusan pernikahan diurusinya berdua.
“Sakjane nalika kuwi aku ngerasa enek sing kurang. Sikap Yu Minthul lumayan dingin ke aku. Tapi tak anggap biasa wae. Mungkin memang butuh waktu untuk lebih dekat,” kata Kang Dalbo.
Menikah selama 6 bulan dengan Yu Minthul, Kang Dalbo baru tahu jika sebelumnya bojone kuwi sudah mempunyai pacar selama bertahun-tahun. Terpaksa putus karena Yu Minthul harus menikah dengan Kang Dalbo.
Beberapa kali Yu Minthul pun izin ngopi dengan kanca-kancane sing nek kunu enek mantan pacare. Kang Dalbo pun mencoba menasihati bojone kuwi. Eh, bukane mendengarkan justru Yu Minthul marah besar.
“Jarene aku bojo sing kakean nuntut. Deweke rabi karo aku merasa dipenjara. Kakean aturan, padahal ya jenenge rabi mesti enek aturane,” bebernya.
Meski sering mendapat perkataan yang kurang mengenakkan dari Yu Minthul, Kang Dalbo berusaha menguatkan hatinya.
Apalagi, bapak mertuanya selalu menenangkan dan menyebut hal itu tidak menjadi masalah. Karena Kang Dalbo pemenang yang bisa menikahi Yu Minthul.
Tapi amarah Kang Dalbo muncul ketika Yu Minthul membanding-bandingkan dirinya dengan mantan pacarnya yang lebih kaya. Indikasinya, sering membelikan barang-barang yang dinginkan Yu Minthul. Sedangkan Kang Dalbo ketika Yu Minthul minta sesuatu diminta untuk sabar dulu.
“Maksudku sabar disek karena gak kabeh sing dipingini kuwi adalah kebutuhan. Enek kebutuhan rumah tangga sing luwih penting dibandingkan barang-barang sing dipingini,” gerutu Kang Dalbo.
Merasa harga dirinya jatuh karena bojone ora manut, Kang Dalbo pun memilih pegatan. Opo maneh nalika Yu Minthul ketahuan selingkuh dengan mantan pacare.
“Ternyata ora mung ketemu ngopi, sering chattingan nyeluk yang-yangan. Wes ora beres, akune dewe wes gak sanggup yen dikongkon sabar terus,” pungkasnya. (la/fud)
Editor : Jauhar Yohanis