Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kecanduan Judi, Kelangan Istri

Habibaham Anisa Muktiara • Selasa, 22 Oktober 2024 | 18:12 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri-Senenge Kang Dalbo neng judi wis kenemenen. Bagaimana tidak, bola-bali sara karena judi, eh, tetap saja dilakoni.

Paling, mung kapok sesaat. Istilahe kapok lombok. Begitu ‘pedese’ ilang ya bali maneh neng kebiasaan buruk kuwi.

Padahal Kang Dalbo wis entek-entekan akibat judi. Ora mung kehilangan duwit, dia pernah patah tulang karena judi kuwi.

Sing terakhir, dia kehilangan istri karena wis ora betah urip dengan orang yang kecanduan judi.

Wajar bila warga salah satu desa di Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri ini ora bisa lepas dari judi.

Kegemaran kuwi sudah dia miliki sejak muda. Sakdurunge menikah denga Yu Minthul.

Nalika berjudi, semua barang bisa dipertaruhkan. Ora mung duwit sing ana di dompet, juga sertifikat omah.

“Lha iya, kok bisa-bisane surat omah digadekne mung gawe judi,” Yu Minthul terus mengomel.

Sakjane, ketika anak-anake beranjak besar, penyakit judi Kang Dalbo mulai berkurang.

Bahkan, kepada istrinya dia mengaku sudah leren. Ora main kartu atau yang lainnya.

Tapi, penyakit itu  kambuh lagi ketika Kang Dalbo pensiun. Setelah tidak bergelut dengan aktivitas kantor, lelaki ini mengisi hari-harinya dengan ngurusi sawah.

Nah, pas ora ana gawean di sawah, dia cangkrukan neng warung. Saat itulah tabiat berjudinya kambuh.

Baca Juga: Kembang Mayang Nyantol neng Jepang

Yu Minthul tahu kebiasaan buruk suaminya kumat ketika hendak mencuci pakaian. Di saku celana suaminya ada secarik kertas.

Isine rangkaian nomer togel. Nanging, ketika ditanya, Kang Dalbo ora ngaku.

Ternyata, Kang Dalo ora mung seneng tombok togel. Dia juga gemar bertaruh ketika ana adu pitik.

Saben ada kalangan sabung ayam dia pasti hadir. Tentu dengan mempertaruhkan banyak uang.

Bahkan, akibat kegemarannya itu, kakinya nyaris patah tulang. Yaitu nalika ada gerebekan yang membuatnya lari tunggang langgang. Kemudian kecemplung sawah dengan posisi kaki nekuk.

Kok ndilalah sikile mung keseleo. Dadi ora kapok,” gerutu si bojo.

Akhirnya, kesabaran Yu Minthul pun mentok. Dia tak kuat lagi ndeleng bojone menghabiskan uang untuk berjudi.

Bukan sekadar adu pitik atau togel, tapi juga judol alias judi online. Itu semua menghabiskan uang tabungan dan rumahnya nyaris terjual.

Wis, ora kuat aku ngladeni bojoku sing seneng judi. Luwih becik tak pegatan wae,” putus Yu Minthul.

Anak-anaknya sempat mencegah. Namun, Yu Minthul tetap kukuh dengan keinginan bercerai. Sudah tidak kuat lagi  menghadapi sang suami yang kecanduan judi.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radarkediri #judi #kecanduan #jawapos #peh