Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kembang Mayang Nyantol neng Jepang

Habibaham Anisa Muktiara • Jumat, 18 Oktober 2024 | 16:51 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri-Yen ada istilah sebelum janur melengkung masih milik umum, mungkin, Yu Minthul yang paling percaya.

Bagaimana tidak, niatnya menikah dengan sir-sirane ambyar ora karuan. Padahal, dia dan pacarnya kuwi wis berhubungan lama. Sudah tunangan pula. Peh, tragedi tenan iki.

Sakjane tahun iki wayahe ijaban, nanging ora sida,” sesal Yu Minthul, sing asal Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri ini.

Lha, bagaimana ceritanya to Yu, kok sampek ora dadi rabi? Dengan tertunduk, Yu Minthul bercerita. Awal ketika dia ketemu pacare, Kang Dalbo limang tahun kepungkur.

Keduanya bertemu di Negeri Sakura, Jepang. Pancen, baik Yu Minthul dan Kang Dalbo dadi pekerja migran neng Negeri Matahari Terbit kuwi.

Bekerja neng perusahaan yang sama. Merasa cocok dan sama-sama kerja di negeri orang membuat keduanya cepat akrab dan menjalin hubungan.

Nah, karena hubungan wis serius, keduanya memutuskan bertunangan. Dilakukan ketika keduanya pulang kampung pada 2023 lalu.

Kemudian, keluarga mereka menetapkan tahun ini sebagai waktu pernikahan.

Rencana jangka panjang pun disiapne. Keduanya memutuskan setelah rabi akan tinggal di Indonesia. Ora kerja di Jepang maneh.

Yu Minthul pun mulai mempersiapkan diri dengan mencari pekerjaan neng Kediri. Sedangkan Kang Dalbo memilih kembali ke Jepang dulu untuk bekerja menghabiskan kontrak. Sebelum nanti memutuskan metu kerja.

Keputusan itu membuat Yu  Minthul dan Kang Dalbo menjalani hubungan jarak jauh. Sesuatu sing tak  terlalu bermasalah dengan perkembangan teknologi kayak saiki.

Keduanya selalu berhubungan baik lewat telepon maupun media sosial.

Sambil menunggu waktu, Yu Minthul pun mulai mempersiapkan pernikahan. Pesen undangan, suvenir, sampek golek gedung sing digawe acara nikahan. Wanita ini sangat antusias.

Yaopo ora seneng, wong arep rabi ambek pujaane ati,” jare Yu Minthul.

Tapi, orang boleh berencana, Gusti Allah pula sing menentukan. Ternyata, beberapa bulan setelah balik neng Negeri Nippon, Kang Dalbo mulai ‘ngilang’.

Ditelepon ora kena, di-WA ya ora dibales. Demikian nalika di-direct massage neng medsose, ora direspon babar-blas.

Yu Minthul mulai bingung. Dia pun menghubungi kanca-kancane sing neng Jepang. Njaluk tulung golekne informasi tentang tunangane kuwi.

Setelah itu, barulah Kang Dalbo nelpon. Tapi, bukan kata sayang dan rindu yang terdengar. Melainkan omongan njaluk sepura.

Kang Dalbo minta maaf karena ora bisa nerusne hubungan yang telah mereka jalin.

Ya mesti wae, omongan itu ibarat bledek sing nyamber neng endase Yu Minthul. Membuatnya limbung dan linglung.

Dari kancane, dia tahu alasan sir-sirane kuwi kecantol ambek wong wedok Jepang. Yang juga kanca kerjane.

Embuh wis, aku ora bisa mikir maneh. Wis, tak ngurusi penggaweanku wae saiki,” ucapnya pasrah. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radarkediri #kecantolnengjepang #gagal nikah #jawapos #peh