Perkenalan Yu Minthul dengan Kang Dalbo sebenarnya juga sudah lama. Dia sering dolan ke warung di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG). Ndelok modele nom-noman sing enak diajak ngomong, supel, Yu Minthul langsung percaya.
Yu Minthul langsung cerita kalau dia butuh karyawan. Melihat Kang Dalbo yang pergaulannya luas, dia meminta agar dicarikan karyawan baru. “Jarene deweke ya butuh pekerjaan,” kata Yu Minthul.
Yu Minthul sing wis kenal Kang Dalbo sejak beberapa bulan lalu pun langsung percaya. Dia mau menerima pemuda itu sebagai pekerjanya. Alasannya, Kang Dalbo kelihatan seperti orang yang baik.
Sak durunge mulai kerja, Yu Minthul ngajak Kang Dalbo moro nang omah. Dia memberi penjelasan tentang detail pekerjaan yang harus dilakukannya. Sepintas, Kang Dalbo yang datang ke salah satu perumahan di Kecamatan Ngasem itu juga terlihat menyimak penjelasannya.
Yu Minthul pun semakin percoyo. Nggak menaruh curiga kepada Kang Dalbo. Sambil bercerita ngalor-ngidul, Yu Minthul bilang jika kunci rumahnya hilang. Karena itu pula, rumahnya jadi tidak dikunci.
Petaka bermula dari situ. Kang Dalbo sing dianggep apik ternyata menyimpan niat tersembunyi. Setelah malam harinya diajak ke rumah untuk perkenalan, ternyata dia kembali lagi ke sana pada dini hari.
Memastikan rumah Yu Minthul tidak dikunci, Kang Dalbo leluasa beraksi saat seisi rumah sedang turu angler. Satu unit ponsel merk Iphone, tabung gas tiga kilogram, hingga sat utas berisi alat pemutih gigi langsung digondol.
Tangi turu Yu Minthul langsung kebalakan. Ini setelah dia mencari ponsel miliknya kesana-kemari tak kunjung ketemu. Kecurigaannya pun langsung mengarah kepada Kang Dalbo. Sebab, selain dia yang baru datang ke rumah, ternyata Yu Minthul juga hanya menceritakan kondisi omahe kepada Kang Dalbo.
Sing nggawe Yu Minthul tambah curiga, Kang Dalbo malah mblokir nomor Yu Minthul dan nomor karyawan lainnya. Semakin yakin jika maling sing nggasak barang-barange kuwi Kang Dalbo, Yu Minthul langsung lapor polisi. “Percuma ngganteng tapi seneng nyolong,” sungut Yu Minthul nesu merga niate nulung malah keneng penthung Kang Dalbo.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah