Berani Beda di Tengah Tren Matik Mini
Tahun 2010 menjadi tonggak sejarah baru bagi pasar roda dua Indonesia.
Saat jalanan masih didominasi motor matik berdimensi mungil, Astra Honda Motor (AHM) mengambil langkah berani.
Mereka mendatangkan Honda PCX 125 secara utuh (CBU) dari Thailand.
Taruhan ini terbukti berhasil memikat konsumen yang mendambakan kenyamanan kelas atas.
Baca Juga: Evolusi Honda PCX 150 CBU, dari Thailand hingga Vietnam
Desain Membulat ala Skuter Eropa
PCX 125 hadir dengan pendekatan estetika yang sangat berbeda dibanding motor Jepang pada umumnya.
Bodinya cenderung membulat halus tanpa sudut tajam, sangat kental dengan aura skuter premium Eropa.
Posisi berkendara yang santai dengan pijakan kaki luas langsung menjadi standar baru sebuah kenyamanan berkendara jarak jauh.
Meletakkan Fondasi Teknologi ModernMeski hanya mengusung mesin 125 cc, motor ini menjadi wadah uji coba teknologi mutakhir Honda.
Lewat PCX 125 inilah masyarakat Indonesia pertama kali mengenal fitur Idling Stop System (ISS).
Fitur ini otomatis mematikan mesin saat motor berhenti lebih dari tiga detik untuk menghemat bahan bakar, sebuah teknologi yang kini menjadi standar di hampir semua matik Honda.
Editor : Miko