
Evolusi Honda PCX 150 CBU, dari Thailand hingga Vietnam
Generasi Kedua (2012–2017)
Honda PCX generasi kedua menjadi salah satu fase penting dalam perjalanan skutik premium Honda di Indonesia. Bukan hanya soal tampilan, kapasitas mesinnya juga ikut naik untuk menyesuaikan ukuran bodi yang cukup besar.
Pada periode ini, perjalanan PCX juga menarik karena terjadi perpindahan sumber produksi. Awalnya masih didatangkan dari Thailand, kemudian Honda beralih ke Vietnam.
Mesin Naik Jadi 150 cc
Honda melakukan pembaruan pada PCX generasi kedua sekitar 2012. Salah satu perubahan paling penting ada pada sektor mesin.
Kapasitas mesin yang sebelumnya 125 cc naik menjadi 150 cc. Penambahan kapasitas ini membuat tenaga PCX lebih sesuai dengan karakter bodinya yang besar dan bobotnya yang relatif berat.
Mesin tersebut juga menggunakan teknologi eSP (enhanced Smart Power) yang menjadi salah satu teknologi Honda pada era tersebut.
Dengan kapasitas yang lebih besar, PCX diharapkan mampu memberikan respons yang lebih baik, baik ketika digunakan di lalu lintas perkotaan maupun saat melaju di luar kota.
Dari Thailand Beralih ke Vietnam
Generasi kedua Honda PCX memiliki perjalanan produksi yang terbagi dalam dua periode.
Hingga sekitar 2014, PCX yang dipasarkan di Indonesia masih berstatus CBU (Completely Built Up) dan didatangkan dari Thailand.
Setelah itu, sumber impor beralih ke Vietnam.
Perpindahan tersebut tidak sekadar mengubah negara asal unit. PCX yang kemudian didatangkan dari Vietnam juga mendapatkan sejumlah penyegaran, terutama pada bagian desain dan perlengkapan.


